Wanita Tangguh, Pejuang Pendidikan – Kendari Pos
Kartini

Wanita Tangguh, Pejuang Pendidikan

Setiap wanita yang berjasa dan bermanfaat bagi masyarakat luas, atau bagi keluarga, layak disebut sebagai Kartini. Untuk itulah di tahun 2021, Kendari Pos, memilih sejumlah wanita di Sultra yang menjadi representasi Kartini masa kini. Salah satunya adalah, Prof.Dr. Faizah Binti Awad, M.Pd.

Wanita berhijab yang akrab disapa Prof Faizah ini memilih “jalan lain”
mengabdi kepada masyarakat. Dia ingin menjadi seorang pejuang dalam
dunia pendidikan. Sejak kecil, perempuan kelahiran Tilamuta Gorontalo, 10
Februari 1962 ini bercita-cita menjadi seorang yang terpelajar dan berpendidikan tinggi.

Tekadnya pun membuahkan hasil, Prof Faizah, meraih gelar sarjana muda, IAIN Alauddin Filial Gorontalo, Fakultas Ushuluddin 1987.Lalu, Sarjana (S1), IAIN Alauddin Makassar, Ushuluddin/Dakwah, 1989. Magister (S2), Universitas Negeri Malang, Bimbingan Konseling, 2002 dan Doktoral (S3), Universitas Islam Negeri Makassar, Pendidikan dan Keguruan, 2011.

Dengan keteguhan hati dan jiwa yang kuat, Prof Faizah, memperlihatkan bahwa wanita bisa berprestasi dan menjadi kaum intelektual. Itu
dibuktikan dengan berhasil menjabat sebagai Rektor Institut Agama Islam
Negeri (IAIN) Kendari. Menurut Guru Besar Bidang Bimbingan Konseling ini, wanita tidak cukup hanya berparascantik saja, tapi juga memiliki pikiran luas, berbudi pekerti, berilmu dan taqwa kepada Allah SWT.

Hal itu karena wanita menurutnya mengemban amanah untuk mendidik anak dan menjalankan organisasi. Di masa kini, wanita kata dia, juga harus melek teknologi. Karena wanita masa kini juga bisa berkontribusi untuk
masyarakat lewat teknologi. “Saya sebagai wanita punya prinsip harus
bisa memperjuangkan pendidikan.

Mulai dari keluarga hingga ke masyarakat. Dan itu terus saya perjuangkan karena sudah jadi tekad saya,” katanya. Kegigihannya dalam mengenyam pendidikan pun ditularkan kepada anak. Putra pertamanya, telah bergelar

doktor diusianya yang masih tergolong mudah. Kemudian putri keduanya, menjadi pengacara. “Hidup harus dinamis, terus bergerak menghadapi tantangan kehidupan, sebagai perwujudan rasa syukur atas semua kelebihanyang diberikan.

Tidak boleh cepat berpuas diri, terus melakukan yang terbaik, tak kenal lelah dan pantang menyerah dalam menggapai sukses,” ungkap Faizah Binti Awad. Prof Faizah bertekad untuk terus mengabdi sebagai pendidik yang baik, meningkatkan SDM unggul untuk ikut memajukan bangsa dan
negara.


Sebagai seorang ibu, tanggungjawab dan kodrat menurutnya juga tidak boleh dilalaikan. Bahkan bagi dia, keluarga ditempatkan sebagai prioritas utama seorang wanita. Sebab kesuksesan dalam karier tidak boleh

berbanding terbalik dengan kesuksesan dalam keluarga. “Ketika kita menjalani dan mencapai pendidikan, maka Insya Allah harkat dan derajat
kita sebagai manusia itu akan terangkat.

Bukan hanya dikalangan manusia kita dipandang, melainkan di sisi Allah
SWT juga kita dianggap, dengan ilmu yang tinggi dan dapat berguna bagi banyak orang,” jelasnya. (Ilw)/KP

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy