Tersangka Dugaan Pungli Kenaikan Pangkat Segera Ditetapkan – Kendari Pos
Konawe Selatan

Tersangka Dugaan Pungli Kenaikan Pangkat Segera Ditetapkan

KENDARIPOS.CO.ID–Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Konawe Selatan terus mendalami kasus dugaan pungutan liar (Pungli) dalam proses kenaikan pangkat Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab), periode April 2020. Kasus yang melibatkan 56 ASN itu kini sudah masuk pada babak akhir pemeriksaan yang selanjutnya akan segera gelar perkara penetapan tersangka. Hal tersebut diungkapkan Ketua Tim Penyidik Kejari Konsel, Safri Abdul Muin, Selasa, (6/4).

INDIKASI PUNGLI : Ketua Tim Penyidik Kejari Konsel, Safri Abdul Muin (kanan) saat melengkapi dokumen penyelidikan kasus dugaan Pungli kenaikan pangkat ASN di Dinas PK.

“Terkait kasus ini segera ada tersangka. Kita sudah periksa 56 ASN yang diduga terlibat. 53 tenaga guru di Dikbud Konsel, satu penyuluh pertanian dan dua tenaga kesehatan. Untuk saat ini, kita sementara melengkapi beberapa dokumen lagi dari Dinas Pendidikan Konsel, terkait dengan pembayaran gaji para guru-guru yang totalnya sebanyak 53 orang itu,” jelasnya. Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Maluku Utara tersebut menjelaskan, dokumen dari Dinas PK harus lengkap, sebelum dilaksanakannya gelar perkara. Sebab itu menyangkut fakta pemeriksaan, jika sebagian guru sudah menerima gaji untuk kenaikan pangkat tersebut.

“Karena ada fakta seperti itu, maka kami harus meminta seluruh dokumen-dokumen terkait dengan pencairan gaji. Diantaranya dokumen SPM, SPP, daftar nama-nama guru yang diajukan dalam pembayaran gaji setiap bulan, serta SP2D,” ungkapnya. Dengan lengkapnya dokumen dimaksud yang juga merupakan kelengkapan penyidikan, tentunya tindak pidana yang disangkakan kepada oknum-oknum di BKPSDM tersebut menjadi sempurna dalam penyelidikan.

“Sejak akhir pekan lalu, kami sudah ke kantor Dinas PK dan bertemu bendahara gaji. Kami ingin secepatnya melakukan gelar perkara dan menetapkan tersangka. Nmun karena yang menyimpan seluruh dokumen yang kami butuhkan ada di Dinas PK, sehingga harus menunggu lengkap dulu,” tutupnya.

Untuk diketahui, dalam kasus ini Kejari Konsel telah mengantongi tiga nama yang menjadi aktor utama di BKPSDM Konsel dalam pengurusan kenaikan pangkat ASN periode April 2020 lalu. Mereka berinisial HA, HR dan DN. Sebelumnya jaksa juga sudah memeriksa mantan Kadis PK, Kadis BKPSDM Konsel, dan pihak lainnya. “Tidak ada pandang bulu dalam kasus ini. Ketika dokumen yang dibutuhkam lengkap, secepatnya kita gelar perkara dan menetapkan tersangka. Kita tunggu saja dan percayakan kami bekerja secara profesional,” tandas Safri Abdul Muin. (b/kam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy