Semarak Kartini Day, Sri Lestari : Perempuan Dapat Menjadi Pejuang Bangsa – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Semarak Kartini Day, Sri Lestari : Perempuan Dapat Menjadi Pejuang Bangsa

KENDARIPOS.CO.ID — Literasi Raden Ajeng Kartini di masa lalu terangkum dalam buku kumpulan surat Habis Gelap Terbitlah Terang. Puluhan kaum perempuan Kota Kendari juga punya kemampuan literasi. Kartini era modern itu adu keterampilan literasi dalam ajang lomba menulis dan pidato kolaborasi Pemkot, TP PKK Kendari dan harian Kendari Pos, kemarin. Lomba itu digelar dalam rangka menyambut Hari Kartini, 21 April 2021.

Ketua TP PKK Kota Kendari Sri Lestari (enam kanan), Direktur Kendari Pos La Ode Diada Nebansi (lima kanan) bersama kader PKK se-Kota Kendari saat pembukaan lomba menulis dan pidato dalam acara Kartini Day 2021 di Graha Pena Hall Kendari Pos, Rabu (7/4)

Satu per satu tampil memukau dengan karya literasinya. Dengan balutan kebaya khas RA Kartini, mereka berlomba tampil maksimal demi meyakinkan dewan juri. Hasilnya, enam PKK kecamatan merebut juara I, II, III hingga juara harapan I, II dan III pada lomba pidato. Begitupula dalam lomba menulis kategori umum, enam perempuan merebut gelar juara I, II, III hingga juara harapan I, II, dan III. Mereka adalah reinkarnasi RA Kartini di era modern. Cerdas dan mumpuni berliterasi.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kendari, Sri Lestari Sulkarnain mengatakan gelaran Kartini Day ini sangat positif untuk mengasah knowledge (pengetahuan) kader PKK se-Kota Kendari. Lomba pidato dan menulis dapat membentuk kader PKK andal dalam publik peaking.
“Menang atau tidak menang bukan yang utama. Yang terpenting adalah kemampuan kader PKK diimplementasikan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Utamakan subtansi kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi dan solidaritas antarkader PKK,” ujar Sri Lestari Sulkarnain saat membuka acara Kartini Day 2021 di Graha Pena Hall, Rabu (7/4) kemarin.

Kebangkitan kaum perempuan yang dipelopori RA Kartini berhasil menyetarakan hak hidup bermasyarakat bagi para kaum perempuan. Perempuan mempunyai kesempatan yang sama dengan laki-laki, sehingga mempunyai kematangan yang setara dengan laki-laki. “Semangat Kartini selayaknya diaktualisasikan sejalan dengan cita-cita perjuangan ibu kita, RA Kartini. Perempuan mampu mencerdaskan bangsa, sejahtera dan berguna bagi sesama. Sebagai anak bangsa, semestinya mengetahui dan paham akan makna perjuangan pahlawannya (Kartini),” tegas Sri Lestari Sulkarnain.

Kendati demikian, kaum perempuan tidak mesti meninggalkan kodratnya sebagai perempuan. Utamanya perempuan yang sudah menikah dan memilih berkarier. Hendaknya tetaplah sebagai seorang istri dan ibu bagi anak-anaknya. “Ibu adalah garda pertama pendidikan anak-anaknya. Perempuan dapat menjadi pejuang bangsa,” imbuh Sri Lestari.

Termasuk dalam keluarga, dunia kerja maupun dalam masyarakat. Istilah istri sebagai “kanca wingking” seharusnya sudah ditinggalkan. Kanca wingking adalah ungkapan yang mengesankan bahwa istri tidak memiliki peran penting setara dengan suami dalam rumah tangga.

“Kepeloporan RA Kartini wajib kita tiru dan terapkan. Semangat untuk keluar dari ketertindasan, memperjuangkan kaum perempuan, maju untuk berkembang. Selain itu, pantang menyerah pada keadaan dan semangat membangun bangsa,” tegasnya.

Direktur Kendari Pos, La Ode Diada Nebansi mengatakan peringatan Hari Kartini sebagai bentuk penghormatan pada pahlawan RA Kartini yang berjuang untuk kesetaraan hak perempuan dan laki-laki di masa lalu. RA Kartini adalah tokoh emansipasi wanita. “Saya melihat ada manifestasi ‘Kartini’ di ruangan saat ini. Semangat emansipasi kental terasa di Graha Pena Kendari Pos ini,” kata La Ode Diada Nebansi saat menyampaikan kata sambutan dalam pembukaan Kartini Day di Graha Pena Hall Kendari Pos, kemarin.

Contoh konkretnya, pembangunan Kota Kendari saat ini sangat luar biasa. Bukan hanya karena dipimpin Wali Kota sehebat Sulkarnain Kadir. “Di sisi Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir ada seorang perempuan, ada istri yang tangguh, yakni Sri Lestari Sulkarnain yang menjadi wujud nyata semangat emansipasi wanita,” ujar La Ode Diada Nebansi.

Sementara itu, Manajer Event Organizer Kendari Pos, Nursyamsi Abidin mengungkapkan, lomba dalam Kartini Day 2021 digelar dua hari. Hari ini, akan digelar lomba pidato PKK kelurahan. “Hari ini 65 ibu lurah se-Kota Kendari tampil berpidato. Terima kasih kepada Pemkot Kendari, Ketua TP PKK Kota Kendari dan sponsor seperti Pegadaian Area Kendari, PT.VDNI, UD Maju dan lima platform media massa Kendari Pos,” ujarnya.

Hartini, salah seorang juri lomba pidato menjelaskan, kegiatan ini sangat positif untuk mengasah mental, wawasan dan publik speaking ibu-ibu PKK. “Perhatian kami adalah sistematika penyampaian pidato, vokal, intonasi, artikulasi dan durasi tampilnya. Semua kita pastikan dinilai seadil-adilnya,” ujarnya.

Asmuddin, salah seorang juri lomba menulis mengungkapkan tema yang diangkat untuk memberi kesempatan para perempuan menuliskan gagasannya sesuai kaidah yang berlaku. “Kaum perempuan teruslah berkarya dan berkreasi. Adapun kriteria penilaian yakni kesesuaian tema, pesan moral dalam tulisan, penggunaan bahasa,” ujarnya. (ndi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy