E-Perda, Oleh : Prof. Eka Suaib – Kendari Pos
Kolom

E-Perda, Oleh : Prof. Eka Suaib



KEDNARIPOS.CO.ID — Kementerian Dalam Negeri, melalui Dirjen Otda Kemendagri, Akmal Malik meluncurkan aplikasi e-perda bersama Gubernur Sultra, Ali MAzi, Wagub Lukman Abunawas, Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Shaleh beserta Forkopimda. Peluncurannya bersamaan pada saat HUT ke-57 Sultra, 27 April 2021.

Prof. Dr. Eka Suaib (Guru Besar Fisip UHO & Ketua AIPI Cab.Kendari)

Tentu saja, peluncuran ini adalah kado istimewa bagi Pemprov. Tujuannya yakni menyediakan aplikasi layanan berbasis digital bagi Pemprov Sultra. Karena itu, melalui peningkatan dan kecepatan teknologi, informasi, dan komunikasi, memudahkan dalam merancang produk hukum daerah.

Kita perlu menyambutnya dengan gembira. Ada kemudahan. Apalagi aplikasi disediakan oleh pemerintah pusat. Tidak perlu waktu yang lama dan proses berbelit-belit jika ada Perda yang perlu dikoordinasikan dengan kementerian pusat atau di daerah. Ada kemudahan bagi pemda untuk konsultasi dengan pemerintah pusat. Dengan demikian, ada harmonisasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.

Jika itu diterapkan, yakni dan percaya akan dapat menghemat anggaran perjalanan dinas. Tidak perlu datang ke Jakarta. Apalagi saat melakukan kunjungan, rombongan agak besar. Jumlahnya mencapai 15-20 orang. Materi konsultasi hanya mempersoalkan kalimat, tata bahasa, dan makna dari pasal-pasal tertentu.

Untuk registrasi rancangan Perda, tidak perlu ke Jakarta tapi dapat melalui aplikasi e-Perda. Melalui aplikasi e-Perda maka dapat merumuskan Perda sesuai dengan kebutuhan lokal Perda yang dilahirkan mereflesikkan corak komunal, sosial, dan kolektif masyarakat Sultra. Bukan copi paste dari Perda lain.

Tidak bisa dipungkiri, ada kesulitan yang dialami oleh pemerintah pusat untuk melakukan review terhadap rancangan Perda dari masing-masing daerah. Bisa saja karena banyaknya jumlah rancangan perda yang harus direview/difasilitasi. Kesulitan bisa ditambah karena jumlah staf yang menanangani sangat terbatas untuk membandingkan Perda satu sama lain.

Sejatinya, jika aplikasi e-Perda ini diterapkan maka ada kemudahann dalam mengakses suatu perda. Melalui hp dan android maka ada kemudahan bagi masyarakat dalam proses perumusan dan pelaksanaan perda. Semakin banyak yang mengawasi Perda, maka semakin bagus kualitas produk hukum yang dihasilkan. Jadi, ada ruang yang diberikan kepada semua pihak untuk dapat mereview bersama-sama.

Jadi, aplikasi e-Perda menuntut adanya kultur pemerintahan yang terbuka. OPD dan DPRD dapat responsif guna menindaklanjuti laporan atau masukan dari masyarakat. Ali Mazi, saat buka puasa dengan jurnalis, sudah mewanti-wanti, OPD harus terbuka, terutama dalam hal informasi. Praktek ketertutupan informasi merupakan contoh dari budaya birokrasi yang tidak mendukung e-Perda.

Sesuai dengan misi Pemprov Sulta yang tertuang dalam RPJMD, aplikasi e-Perda merupakan salah satu pintu masuk untuk mewujudkan birokrasi yang modern. Cirinya, yakni tranformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Kita berharap akan muncul berbagai bentuk digital lain dalam sistem pemerintahan di Pemprov Sultra. Selama ini, sudah ada aplikasi resmi seperti simponi ASN yang dikembangkan oleh BKD Sultra. Saat saya hadir di salah satu diskusi di Bappeda terungkap juga sudah diluncurkan e-perencanaan dan budgeting. Beberapa jenis pelayanan lain yang sudah berbasis on line, seperti pembuatan e-KTP, pelayanan perizinan, pembuatan SIM. Mungkin ada yang lain, tapi luput dari catatan ini.

Berbagai transformasi di atas, maka jaringan internet perlu dibenahi sampai pelosok. Jika tidak ditopang oleh infrastrutur yang memadai, semua aplikasi ini tidak banyak manfaatnya. Selain itu, sumber daya yang memadai perlu dipersiapkan dengan baik untuk dapat mengoptimalkan aplikasi. (*)

Jaringan Internet Dibenahi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy