16 Kilometer Jalan Rusak Berat, Warga Watumerembe Tanam Pohon Pisang di Jalur Berlubang – Kendari Pos
Konawe Selatan

16 Kilometer Jalan Rusak Berat, Warga Watumerembe Tanam Pohon Pisang di Jalur Berlubang

KENDARIPOS.CO.ID–Kekesalan warga Konawe Selatan (Konsel) terhadap kondisi jalan berstatus kewenangan provinsi di wilayah mereka, kian memuncak. Selain blokade jalan yang menghubungkan Kecamatan Tinanggea-Andoolo, aksi protes serupa juga dilakukan warga Desa Watumerembe, Kecamatan Palangga. Mereka menyindir pemerintah dengan menanam puluhan pohon pisang pada sepanjang jalan berlubang.

Perwakilan warga, Rasul (55), mengaku, mereka kesal karena tak kunjung ada respon dari pemerintah terkait kondisi jalan yang cukup memprihatinkan itu. “Kami sudah pernah mencoba melakukan penimbunan jalan yang penuh kubangan itu dengan alat seadanya. Hanya saja, tak bertahan lama. Mudah-mudahan dengan kita tanami pisang, pemerintah bisa cepat memperbaiki jalan rusak itu. Karena ini sudah beberapa kali kita protes bahkan sampai sudah aksi demonstrasi bersama mahasiswa. Namun belum juga ada perhatian,” kesalnya, Selasa (6/4).

Rasul menjelaskan, khusus di Watumerembe ini sudah sering kali terjadi kecelakaan. Bahkan yang membuatnya miris adalah keselamatan anak sekolah yang sehari-hari melintasi jalan berlubang itu. Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Konsel, Samsu Alam, mengaku sudah menginvetarisasi ruas jalan rusak berat itu. Untuk akses Punggaluku-Andoolo yang panjang jalan 28,9 Kilometer itu, terdapat 10 kilometer yang dinyatakan rusak berat. Sementara di ruas jalan Andoolo- Tinanggea dengan panjang jalan 16 kilometer, sekira 6 kilometer dinyatakan rusak berat.

“Sudah ada berita acaranya kita buat, sebagaimana yang diperintahkan Pj Bupati kemarin. Jadi totalnya mencapai 16 kilometer jalan rusak berat ini yang harus diprioritaskan. Suratnya sudah ada tinggal menunggu tanda tangan Pak Sekab, setelah itu kita laporkan ke Pj Bupati dan akan disampaikan ke Gubernur,” jelasnya. Terkait usulan perbaikan jalan sebelumnya yang sudah disahuti Pemerintah Provinsi, kata Samsu, pihaknya sementara menunggu kunjungan tim untuk menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan warga selama ini.

“Saya sekarang lagi di Desa Lalonggasu, lagi tunggu tim dari Provinsi. Katanya agendanya hari ini akan turun mediasi dan memberikan solusi jalan rusak itu,” tambah Samsu Alam. (b/kam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy