KENDARIPOS.CO.ID — Bencana alam dan kecelakaan laut datang tak kenal waktu. Kapan pun bisa terjadi. Kantor Search and Rescue (SAR) Kendari selalu siaga melakukan penyelamatan. Selama 24 jam, kantor yang dinakhodai Aris Sofingi itu, siap siaga sebagai garda terdepan dalam penyelamatan korban bencana, kecelakaan laut, dan sungai.

Direktur Utama Kendari Pos Irwan Zainuddin (kanan), Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi (tengah) dan Wakil Direktur Personalia Kendari Pos Agus Tranhadi (kiri) usai mengisi acara kanal Youtube Kendari Pos Channel di Graha Pena Kendari Pos, Kamis (18/3).

Tak jarang personel SAR harus mempertaruhkan jiwa dan raga dalam upaya penyelamatan korban bencana. SAR Kendari kokoh di puncak kesiapsiagaan yang ditopang dengan personel andal dan perlengkapan memadai. Respons secara cepat, tepat dan aman menjadi motto personel SAR Kendari.

Personel andal SAR selalu dalam kondisi Siaga SAR rutin dan Siaga SAR khusus. Kapan pun dan dalam kondisi apapun tim SAR selalu siap siaga. Sebuah dedikasi dan loyalitas tanpa batas. Tak kenal lelah. Menembus batas kemampuan sebagai manusia biasa.

Kepala Kantor SAR Kendari, Aris Sofingi mengatakan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab, pihaknya siap siaga selama 24 jam secara cepat, tepat dan aman dengan mengedepankan koordinasi Basarnas, SAR Kendari hingga Pos SAR yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sultra.

“Tim SAR selalu memonitor, mengawasi, mengantisipasi, dan mengkoordinasikan kegiatan Pencarian dan Pertolongan. Mulai dari menjaga komunikasi setiap hari tanpa terkecuali. Memastikan kesiapan personel, serta menjamin kelengkapan peralatan yang dibutuhkan untuk keperluan operasi. Dalam hal apapun Tim SAR selalu siap setiap saat,” kata Aris Sofingi saat menjadi narasumber dalam platform Kendari Pos Channel yang dipandu Wakil Direktur Kendari Pos, Agus Tranhadi, Kamis (18/3) kemarin.

Pelaksanaan siaga terbagi dua, yakni Siaga SAR rutin dan Siaga SAR khusus. Siaga SAR rutin dilaksanakan secara terus menerus untuk menerima laporan dari masyarakat mengenai kecelakaan pesawat udara, kapal, dan penanganan khusus, bencana, dan kondisi yang membahayakan manusia.

“Sementara Siaga SAR khusus dilaksanakan pada waktu tertentu seperti hari libur nasional, hari besar keagamaan, hari perayaan tradisi dan budaya, pada status bencana dan hal lainnya,” jelas Aris Sofingi.

Menyangkut anomali cuaca, terutama di musim penghujan ini, Sar Kendari tetap memantau situasi terkini. “Kita di Basarnas tetap melaksanakan siaga dan memantau apabila terjadi banjir yang membayakan nyawa manusia. Jadi kalau masyarakat perlu bantuan bisa hubungi petugas kami,” imbuhnya.

Aris Sofingi menambahkan tugas utama kantor SAR selain melaksanakan siaga SAR, juga menggelar pelatihan SAR, pembinaan potensi SAR, tindak awal dan operasi SAR. Tujuannya untuk antisipasi bencana sekaligus mitigasi. Kantor SAR Kendari mengedepankan edukasi yang melibatkan potensi SAR guna menumbuhkan budaya SAR di tengah masyarakat. “Kita bekali warga ilmu tentang SAR agar bisa menolong diri sendiri dan orang sekitarnya, karena masyarakatlah yang paling dekat dengan lokasi bencana, sebelum tim SAR Kendari datang,” ungkapnya.

Aris Sofingi mengajak seluruh masyarakat bersama Kantor Pertolongan dan Pencarian (SAR) Kendari terus meningkatkan kewaspadaan. Selalu memperhatikan cuaca terutama bagi mereka yang menggunakan alat transportasi laut tradisional maupun para nelayan. “Karena musibah bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, makanya semua lapisan masyarakat bersama SAR Kendari senantiasa mengedepankan kesiapsiagaan,” tutupnya. (ndi/b)