KENDARIPOS.CO.ID — Grafik kasus Covid di Kota Kendari kian menurun. Data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Kendari menunjukan dari 4.561 kasus positif, 4.423 pasien dinyatakan sembuh. Kini tersisa 80 pasien yang menjalani perawatan. Upaya Pemkot Kendari menekan laju pandemi Covid dinilai efektif.

Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir

Operasi berantas Covid-19 terus dikobarkan Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir. Tak hanya mengampanyekan penerapan protokol kesehatan (Prokes), Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir dan jajarannya kompak mengampanyekan manfaat program vaksinasi. Kombinasi penerapan prokes dan vaksinasi diyakini menjadi faktor utama menurunnya kasus Covid-19 di Kota Kendari.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, program vaksinasi gelombang pertama menyasar kelompok tenaga kesehatan (Nakes), pelayan publik, dan lanjut usia (lansia). Sebab, ketiga kelompok tersebut sangat rentan terpapar wabah Covid-19. “Progres vaksinasi pada tiga kelompok itu sangat menggembirakan. Semuanya berjalan lancar. Pemberian vaksin pada nakes cakupannya sudah 100 persen lebih untuk dosis pertama. Sementara untuk petugas publik dan lansia juga berjalan lancar dan saat ini masih dilakukan vaksinasi,” kata Sulkarnain Kadir, kemarin.

Menurut Sulkarnain, penurunan kasus positif Covid-19 saat ini tak lepas dari kerja keras seluruh jajaran Pemkot yang intens melakukan vaksinasi terutama pada sasaran dan target penerima vaksin. Selain itu, tingginya animo masyarakat mengikuti vaksinasi menjadi faktor yang mempengaruhi menurunnya kasus Covid-19.

“Masyarakat sudah teredukasi tentang vaksin. Mereka sudah tahu bahwa vaksin aman dan halal untuk digunakan. Vaksin menjadi upaya perlidungan diri agar tidak terpapar Covid-19. Sehingga masyarakat banyak berpartisipasi dalam vaksinasi,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, drg.Rahminingrum mengatakan, pemberian vaksin sangat penting untuk melindungi masyarakat dari potensi tertular virus corona. Dinkes Kendari tak henti mengedukasi masyarakat, khususnya kepada mereka yang menjadi sasaran vaksinasi. “Sangat penting mereka mendapatkan vaksin agar semakin cepat mencapai Herd Immunity (kekebalan kelompok) sehingga mempercepat penanganan wabah ini,” kata Rahminingrum. (ags/b)

Sebaran Vaksin di Kota Kendari
-Kota Kendari kebagain 16 ribu dosis
-Sekira 10.145 dosis (58,55 persen) telah tersalurkan
*Nakes 8.318 dosis (4.564 dosis I dan 3.754 dosis II)
*Tokoh publik dan pelayan publik 889 dosis
*Lansia 938 dosis

Kasus Covid di Kendari

Per 16 Maret 2021 Pukul 15.00 Wita

Status Kasus/Pasien
-Positif 4.561
-Perawatan 80
-Sembuh 4.423
-Meninggal dunia 58

SUMBER : DINKES & SATGAS PENANGANAN COVID-19
DATA DIOLAH KENDARI POS