KENDARIPOS.CO.ID — Saban 8 Maret, kaum perempuan memperingati Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day). Peringatan ini merupakan bentuk perayaan pencapaian sosial, ekonomi, budaya dan politik perempuan. Women’s Day tahun ini juga diharapkan bisa menjadi momentum bagi kaum perempuan untuk bangkit melawan kesenjangan gender.

Memaknai peringatan hari perempuan tahun ini, Ketua TP PKK Kendari, Hj.Sri Lestari Sulkarnain mengatakan sudah saatnya kaum perempuan bangkit dan mengambil peran dalam pembangunan daerah dan bangsa. Menurutnya, perempuan harus menunjukkan jati diri dan menjawab tantangan bahwa kaum perempuan dan laki-laki posisinya sama. Baik dari sisi agama maupun dari sisi knowledge (pengetahuan) dan skill (keterampilan).

Ketua TP PKK Kendari, Hj.Sri Lestari Sulkarnain (tengah) dan Direktur Utama Kendari Pos, Irwan Zainuddin (dua kiri) usai diskusi tentang Hari Perempuan di kanal Youtube Kendari Pos Channel, Selasa (9/3) kemarin. Tampak Direktur kendarinews.com, Awal Nurjadin (kiri), Biro Direksi Kendari Pos, H.Sawaluddin Lakawa (kanan) dan Manajer Event Organizer Kendari Pos, Nursyamsi Abidin (dua kanan).

“Dari segi agama, Allah SWT menyamakan derajat perempuan dan laki-laki. Meskipun kita harus sadar bahwa fitrah kita adalah sebagai pendamping. Dan pria adalah pemimpin wanita. Tapi itu di pos-pos tertentu seperti dalam rumah tangga. Tetapi untuk posisi yang lain kita sama, baik disisi pendidikan, pemerintahan, dan seluruh aspek kehidupan peran kita sama,” kata Sri Lestari saat tampil dalam Bincang Kita di Studio Mini Graha Pena Kendari Pos, Selasa (9/3).

Atas dasar itu, lanjut dia, maka tidak dibenarkan lagi adanya diskriminasi antara pria dan wanita untuk posisi tertentu. Sebab, semuanya sama. Tantangannya saat ini adalah kaum perempuan mesti menunjukkan dirinya benar-benar berkualitas, bisa bekerja dan bisa mengisi pos-pos yang ada. Mengisi kemerdekaan perempuan.

Kendati demikian, menurut Sri Lestari, kaum perempuan tidak boleh melupakan fitrahnya sebagai seorang pendamping suami dan menjadi madrasah bagi anak-anaknya. “Hal yang harus diunderline setiap perempuan, bahwa ibu adalah pendidikan utama dan pertama bagi anak dalam masa tumbuh kembangnnya dan kita ketahui bahwa anak yang cerdas lahir dari ibu yang cerdas, atau anak yang hebat lahir dari ibu yang cerdas,” jelasnya.

“Kita harus paham dan mengerti apa yang menjadi kebutuhan anak. Harus dipenuhi agar dia bisa meraih cita-citanya dan menjadi generasi yang membanggakan orang tua, keluarga, bangsa dan negara,” sambung Sri Lestari.

Di sisi lain, peringatan Womens Day tahun ini menjadi momentum bagi pihaknya sebagai TP PKK Kendari yang secara khusus akan melakukan pendampingan kepada kaum perempuan di seluruh kawasan pesisir kota lulo. Sri Lestari mengungkapkan, berdasarkan penelitiannya dilapangan, pihaknya menemukan fakta bahwa sebagian besar masyarakatnya low education yang tentunya berdampak pada kualitas hidup yang rendah.

“Nah, dengan edukasi yang kita berikan diharapkan ada perubahan dalam hidup mereka. Tahap awal kita akan melakukan pendampingan terkait penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar kualitas hidup mereka jauh lebih baik,” kata Sri Lestari.

Selanjutnya, pihaknya juga akan mengedukasi soal pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang ada di sekitar mereka. Misalnya hasil laut berupa ikan yang bisa diolah menjadi sebuah produk yang lebih bernilai ekonomis.

“Nanti juga kita akan edukasi mereka bagaimana untuk mengelola hasil laut secara maksimal. Misalnya ikan, itu tidak hanya diolah jadi ikan asin, tapi bisa diolah jadi abon, kerupuk ikan dan berbagai bentuk produk yang bisa mereka jual nantinya untuk memperbaiki kondisi ekonomi mereka. Apalagi dimasa pandemi covid-19 saat ini,” kata Sri Lestari.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Kendari Pos, Irwan Zainuddin mengapresiasi peran TP PKK Kendari yang sangat concern terhadap pemberdayaan masyarakat khususnya kaum perempuan. Di mana perempuan tidak hanya ditempatkan sebagai pelengkap keluarga akan tetapi juga bisa jadi tulang punggung keluarga dan perekonomian daerah.

Sri Lestari berkomitmen dan mendukung segala bentuk upaya dan usaha Pemkot Kendari melalui TP PKK Kendari dalam rangka mendorong peningkatan ekonomi masyarakat dan mewujudkan visi Kendari sebagai kota layak huni berbasis ekologi (lingkungan), teknologi dan informasi melalui pemberitaan positif ke depannya.

“Ini program yang spesial menurut saya. Program tentang pemberdayaan masyarakat pesisir. Sangat baik karena nanti disana bisa tercipta home industri yang bisa mendorong peningkatan ekonomi masyarakat yang selama ini terpinggirkan karena low education. Ini luar biasa dan kita akan suport,” kata Irwan Zainuddin. (ags/b)