KENDARIPOS.CO.ID — Vaksinasi tenaga kesehatan (nakes) di Sultra berjalan maksimal. Dinas Kesehatan Provinsi mencatat dari 20.436 target, sekira 19.354 nakes telah divaksin. Vaksinasi nakes bagian dari upaya menjaga para pejuang kesehatan dari potensi papatan Covid-19.
Optimalisasi proses vaksinasi berbanding lurus dengan peningkatan pelayanan publik oleh para nakes.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, H. Nur Endang Abbas

Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Nur Endang Abbas mengatakan, vaksinasi nakes di Sultra berjalan optimal. Begitu juga pelayanan publik oleh para nakes. “Saat vaksinasi, kerja nakes kita dibagi sesuai sif agar istirahat sejenak setelah divaksin, tetapi pelayanan tetap berjalan normal di seluruh rumah sakit yang ada di Sultra,”ujarnya kepada Kendari Pos, kemarin.

Dia melanjutkan, vaksinasi untuk memberi peningkatan kekebalan tubuh, menurunkan angka sakit dan angka kematian akibat pandemi. Kendati begitu, harus dibarengi dengan menerapkan 3M dan 3T. “Bahkan kami juga sudah tekankan kepada kabupaten dan kota se Sultra, agar mengaktifkan kembali gugus tugas. Sebab, gugus tugas berperan penting membantu menyosialisasikan tentang vaksin kepada masyarakat,” ungkap Sekprov Nur Endang Abbas.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Hj.Usnia mengatakan vaksinasi di 17 kabupaten dan kota masih berlangsung. “Dari target sasaran 20.436 Nakes divaksin, sudah sebanyak 19.435 yang telah di vaksin pada dosis pertama dan dosis kedua atau sekira 94,71 persen,” kata Usnia, kemarin.

Usnia meyakini program vaksinasi akan sukses karena semua elemen ikut berperan aktif mengedukasi masyarakat akan pentingnya vaksinasi. “Bukan saja Dinkes dan gugus tugas. Pejabat publik dan nakes kita sudah memberi contoh. Alhamdulillah, sejauh ini semua aman-aman saja. Usai divaksin nakes kita kembali beraktivitas tanpa keluhan apapun dan melayani masyarakat,” ungkap Usnia. (rah/b)