KENDARIPOS.CO.ID — ampah di Al Alam menggunung. Komunitas Traveling and Jogging (KITA Ji) turun tangan membersihkan sampah plastik tersebut, Sabtu (13/3/2021). Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Anggota Komunitas KITA Ji saat membersihan sampah plastik di Kawasan Al Alam Kendari.

Anggota Komunitas KITA Ji tidak sendiri dalam melakukan pembersihan sampah tersebut. Mereka dibackup 50 karyawan Kalam Hidup yang dipimpin langsung owner Kalam Hidup, Josua Tan.

“Ini bagian dari ikhtiar kita untuk mendukung kebersihan lingkungan. Ke depan, kita akan terus support kegiatan Komunitas KITA Ji yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Banyaknya sampah di Al Alam tentu sangat disayangkan. Sebagai kawasan wisata religi, tempat itu mestinya “steril” alias bebas sampah. Butuh kesadaran bersama untuk menata dan menjaga supaya bebas sampah alias terjaga kebersihannya.

“Pemda atau instansi yang diberi tanggung jawab mengurus kawasan Al Alam mestinya memberi regulasi ketat terkait pengunjung. Supaya tidak buang sampah sembarang tempat. Begitu juga dengan penjual, harus diatur supaya tertib dan mendukung penataan kawasan bebas sampah,” kata Ratih, salah seorang yang ikut dalam pembersihan sampah tersebut.

Komunitas KITA Ji baru seumur jagung berdiri. Namun kiprahnya dalam kegiatan sosial sudah mulai nampak. Sebelumnya, mereka mengunjungi Wisata Moramo. Selain silaturahmi, mereka juga aktif lakukan pembersihan sampah di tempat itu. Dewan Penasehat Komunitas KITA Ji, Sjarif Sajang berharap, komunitas ini bisa terus memberi kontribusi positif bagi daerah. Sebagaimana yang dilakukan di Al Alam Kendari, dengan membersihkan sampah. (*)