KENDARIPOS.CO.ID–Masa pengabdian Samahuddin sebagai bupati Buton Tengah (Buteng) akan berakhir tahun 2020 mendatang. Pilkada baru akan digelar tahun 2024. Ia akan memanfaatkan interpal waktu selama dua tahun
untuk mempersiapkan pertarungan Pilkada guna mempertahankan singgasana bupati.

“Saya siap tarung Pilkada Buteng mendatang. Niat fundamental kembali maju berlaga nanti, karena ingin melanjutkan pembangunan daerah,” kata Ketua DPC PDIP Buteng itu kepada wartawan koran ini, kemarin. Ia mengatakan, program yang dicanangkan periode pertama membutuhkan gerakan lanjutan untuk lebih mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal itu memantik Samahuddin untuk kembali bertarung di Pilkada.

Walau keinginannya kuat, ia tetap mempertimbangkan keinginan masyarakat yang diuji melalui survei lemebaga terpercaya. “Jika masyarakat masih mendambakan saya maju, saya siap. Karena dorongan rakyat merupakan faktor utama jika ingin memenangkan kontestasi Pilkada,” kata Samahuddin.

Samahuddin

Menatap Pilkada 2024, ia mengaku, telah membangun komunikasi dengan partai politik, terutama PDIP. Ia mengklaim internal PDIP siap kembali mendukung dirinya berlaga di Pilkada nanti.
“Internal PDIP tak ada masalah. Termasuk komunikasi dengan partai lain juga sudah terbangun. Hanya saja seperti apa bentuknya nanti disampaikan jelang pemilihan nanti,” jelasanya.

Samahuddin mengaku akan menggunakan PDIP sebagai kendaraan politik untuk tampil bertarung nanti. Dengan modal 8 kursi di DPRD Buteng, merupakan bekal besar dan kuat memenangkan kontestasi.
“Hanya saja saat ini saya masih lebih fokus bekerja untuk rakyat. Mempersembahkan pengabdian terbaik. Setelahnya, nanti rakyat yang menilai seperti apa kinerja saya. Ini bagian dari perhitungan atau kalkulasi politik rasional,” tandasnya. (ali/b).