KENDARIPOS.CO.ID–Meski dana alokasi khusus (DAK) tahun 2020 lalu direfocusing untuk pencegahan dan penanganan Covid-19, namun pembanguan jalan poros Desa Palahidu-Palahidu Barat di Pulau Binongko sepanjang dua kilometer tetap terealisasi. Tahun ini, Pulau Binongko kembali mendapat alokasi anggaran untuk pembangunan jalan kurang lebih 3 kilometer.

Kamarudin

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Wakatobi, Kamarudin, menjelaskan, DAK tahun ini sebesar Rp 4 miliar akan digunakan untuk mengaspal jalan sepanjang 3 kilometer di pulau tersebut. “Titik kegiatannya di Bante menuju Desa Palahidu Barat, sekitar 3 kilometer. Targetnya akan dikerjakan segera dan selesai juga pada tahun yang sama,” ujarnya, Rabu (24/3).

Kendati demikian, Pulau Binongko diharapkan mendapatkan porsi anggaran lebih banyak lagi pada tahun berikutnya. Mengingat pulau tersebut merupakan salah satu daerah di Wakatobi yang kondisi jalan rusaknya masih tinggi dibanding jalan-jalan pada enam kecamatan lainnya. Persentase jalan rusak di Binongko masih capai 59 persen. Kamarudin menjelaskan, kondisi jalan baik di Pulau Binongko, baru 7,10 persen. Sementara kategori sedang 32,34 persen. “Ini memang masih pekerjaan berat buat kita,” terangnya.

PUPR Wakatobi berharap, jika Tomia saat ini mendapatkan program hibah jalan daerah (PHJD) dari Pemerintah Pusat, maka tahun selanjutnya diharapkan Binongko menjadi pulau yang menerima kegiatan serupa. (b/thy)