Basran

KENDARIPOS.CO.ID—Real Estate Indonesia (REI) perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) terus meningkatkan pelayanan dalam menyediakan fasilitas perumahan baik sub­sidi maupun rumah komersil. Di tahun 2021, REI menggenjot penjualan perumahan komersil untuk masyarakat menengah ke atas. 

Sekretaris REI Sultra, Basran mengatakan, untuk mewu­judkan hal tersebut, pihaknya menawarkan program khusus yaitu keringanan pembelian ru­mah komersil tanpa dikenakan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen dari harga jual berlaku sejak Maret hingga Agustus 2021.

“Misalnya, developer menjual ru­mah Rp 200 juta. Mesti­nya si pem­beli harus membayar lagi pajak 10 persen. Na­mun, dengan adanya regu­lasi tersebut, pembeli dibe­baskan dari pajak 10 persen yang berlaku pada pembelian cash dan kredit,” ujar Basran, kemarin. 

Ia menambahkan, untuk mendorong angka penjualan rumah komersil, ada beberapa mitra REI yang memberlaku­kan uang muka nol persen bahkan bebas biaya admin­istrasi. Ia berharap, program uang muka nol persen juga turut diberlakukan oleh per­bankan.

“Kita harap perbankan menyukseskan program-pro­gram yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah seperti pe­nurunan suku bunga sehingga harga KPR bisa diturunkan,” imbuhnya.

Selain itu, Basran juga meminta para developer agar menaati aturan yang dikeluar­kan Kementerian PUPR men­genai syarat pembangunan perumahan. Untuk menjamin kualitas rumah yang dipasar­kan, REI akan menggunakan aplikasi SiPetruk (Sistem Pe­mantauan Konstruksi). Mela­lui aplikasi ini, konstruksi bangunan akan difoto dan dilakukan analisis ketahanan dan kesesuaian bangunan. 

Ia menyebut, meski pandemi, pemasaran rumah komersil tetap mengalami pertumbuhan namun tidak signifikan. REI menawarkan rumah komersil dengan berbagai tipe serta kuali­tas terbaik, mulai dari tipe ru­mah 45 hingga tipe 120.

“Berkas user untuk melaku­kan pembelian unit sama den­gan berkas pengurusan rumah subsidi. Yang membedakan hanya akumulasi gaji suami dan istri lebih dari Rp 8 juta,” tutupnya. (uli/b)