KENDARIPOS.CO.ID — Perhatian besar pada masyarakat perajin tenun diperlihatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau. Berbagai bantuan fasilitas untuk menunjang kreativitas para perajin disalurkan. Mulai dari benang hingga pewarna kain diberikan. Semua itu untuk mendorong semangat dan kemauan masyarakat dalam menenun.
Wali Kota Baubau, AS Tamrin, mengatakan, dukungan dilakukan Pemkot melalui instansi teknis, Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Kampung Tenun di Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari terus diberi perhatian hingga pembinaan. “Didirikan gerai, kemudian dibentuk sembilan kelompok tenun. Sehingga lebih mudah dikoordinir dan memberikan pembinaan,” ujarnya.

Para perajin tenun harus selalu menjaga dan meningkatkan kualitas tenunannya. Semua itu untuk menjaga kepercayaan para pembeli. Sehingga dengan begitu konsumen tidak akan kecewa dan menjadikan produk kain tenun kampung tenun sulaa sebagai langganan.
“Kalau kualitas tenunannya bagus pasti mereka akan bercerita kepada yang lain dan tidak menutup kemungkinan akan datang belanjadi sini. Maka sudah barang tentu ini akan berimbas pada meningkatnya pendapatan para perajin tenun di Baubau khususnya Kampung Tenun Sulaa,” ucap Baubau-1 tersebut.

Dari sisi pemasaran, Pemkot Baubau turut memfasilitasi. Selain melakukan promosi, Pemkot juga turut membeli hasil tenunan. Khususnya pada momen kegiatan festival dan kegiatan budaya. Selain itu hasil kerajinan Kampung Tenun Sulaa juga dijual melalui Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas). Sekretaris PAN Sultra itu menambahkan, pihaknya berharap, agar Kampung Tenun di Kelurahan Sulaa dapat menjadi salah satu destinasi wisata. Menurutnya, para wisatawan yang menyukai kerajinan tradisional akan langsung mendatangi kawasan tersebut jika kualitas produksi bisa diakui. (c/ahi)