KENDARI.CO.ID–Panglima Komando Daerah Militer 14 Hasanuddin, Mayor Jenderal Andi Sumangerukka pagi ini melakukan kunjungan kerja ke wilayah Muna. Jenderal TNI bintang dua itu disambut Wakil Bupati Muna, Malik Ditu, Asisten II Sekretariat Daerah Kab. Muna Barat, dan pengurus lembaga adat Muna.

XIV Hasanuddin, Mayor Jendral (Mayjen) TNI Andi Sumangerukka berbincang dengan La Ode Emba, tokoh masyarakat Kabupaten Muna kemarin. Pangdam menggagas penambahan distrik militer di wilayah teritori Muna Barat.

Kunjungan Pangdam yang didampingi Danrem 143/HO, Brigjen Soni Siahaan tersebut dalam rangka silaturahmi bersama Pemkab Muna dan Muna Barat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat di wilayah Muna. Silaturahmi mitra penting itu digelar dengan hangat di aula Galampa Kantolalo, rumah jabatan Bupati Muna.

Wakil Bupati Muna, Malik Ditu menyebut kehadiran Andy Sumangerukka merupakan kehormatan bagi Muna dan Muna Barat. Menurutnya, salah satu prestasi Pangdam dan jajaran TNI ialah membantu pengamanan pelaksanaan Pilkada Muna 2020 hingga dapat berlangsung sukses. “Semoga Pangdam bisa nyaman dengan penyambutan kami dan menjadi awal sinergi yang baik antara Pemda dan TNI,” jelasnya.

Sementara itu, Pangdam Andi Sumangerukka menerangkan, kunjungan ke Muna sebenarnya sudah sering dilakukan sejak menjabat Danrem 143 HO ataupun saat menjabat Kepala BIN Daerah Sultra. Terutama saat PSU berulang dalam Pilkada Muna 2015 lalu. Namun ia menganggap, kunjungan kali ini memiliki nuansa berbeda. Ada suasana keakraban dan keharmonisan. Dirinya pun yakin Muna kini lebih kondusif.

“Terkhusus sebagai Pangdam, mohon maaf saya baru bisa hadir di Muna. Tetapi tidak lain, karena pandemi mengharuskan seluruh kegiatan serba terbatas. Meskipun tidak mengurangi rasa hormat saya terhadap orang tua di Muna dan masyarakatnya,” jelasnya.

Pangdam juga menyampaikan keinginannya agar ada penambahan distrik militer di wilayah teritori Muna, khususnya di Muna Barat. Hal itu terbesit saat perjalanan ke Muna dengan menggunakan helikopter. Ia melihat bentangan wilayah Bumi Sowite yang begitu luas namun belum di dukung dengan keberadaan Kodim yang memadai. “Rencana ini sedang kami kaji dan mudah-mudahan bisa terealisasi,” imbuhnya. (Ode)