KENDARIPOS.CO.ID — Hingga kini, pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Konawe Utara (Konut) masih menunggu surat resmi kapan waktu pelaksanaan pelatihan dasar (Latsar) prajabatan dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulawesi Tenggara (Sultra). Pasalnya, CPNS penerimaan tahun 2018 lalu masih tersisa 198 orang yang belum mengikuti Latsar dari total 264 aparatur negara. Sebelumnya tahun 2020 lalu, BKPSDM Konut baru mengikut sertakan 66 ASN Latsar prajabatan golongan III formasi tahun anggaran 2018 untuk angkatan 85-86.

“Kita masih menunggu surat resmi dari BPSDM Sultra untuk Latsar bulan ini. Tersisa yang belum mengikuti Latsar sebanyak 198 orang,” ujar Kabid Diklat BKPSDM Konut, Hardin.
Mantan Kasubag Protokoler Pemkab Konut tersebut menjelaskan, dari 198 peserta Diklat, dimungkinkan akan dibagi dalam dua tahap. Sebab dana yang disiapkan sangat terbatas. “Rp 1,4 miliar lebih untuk 165 peserta. Sedangkan sisanya 33 peserta dimungkinkan dilaksanakan selesai perubahan anggaran,” urainya.

Hardin menjelaskan, kepastian jadwal pelaksanaan Latsar 165 peserta masih tentatif. Namun, BPSDM Sultra memberikan gambaran, dimungkinkan Latsar dilaksanakan usai Idul Fitri.
“Pada prinsipnya BKPSDM Konut masih menunggu surat resmi dari BPSDM Sultra. Kalau sudah ada surat, baru bisa ditindaklanjuti untuk diedarkan pada masing-masing OPD,” pungkasnya. Sementara Ketua Komisi I DPRD Konut, Herman Sewani, menuturkan, pihaknya akan memperjuangkan anggaran Latsar bagi 33 peserta dalam perubahan APBD 2021. “Iya, nanti kita perjuangkan supaya dianggarkan di perubahan nanti untuk 33 peserta Latsar,” janjinya. (b/min)