KENDARIPOS.CO.ID — Kolam retensi tak hanya berfungsi sebagai waduk pengendali banjir. Namun akan ditata menjadi ruang sosial bagi warga Kota Kendari. Tidak hanya kawasan wisata, tapi juga sarana olahraga. Atas dasar itulah, sejumlah fasilitas penunjang telah dirancang Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari. Diantaranya, rumah jaga, rumah pompa, jogging track, landscape waduk, pintu gerbang area waduk dan area parkir.

Sekot Kendari, Nahwa Umar (seragam warga cream) berdiskusi dengan Kepala BWS Sulawesi IV Kendari Haeruddin C.Maddi (menunjuk) saat meninjau waduk pengendali banjir Boulevard di Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga kemarin. Rencananya, BWS bakal menambah fasilitas penunjang waduk agar tampak indah dan bisa jadi tempat wisata.

Kepala BWS Sulawesi IV Kendari, Haeruddin C.Maddi mengatakan pengembangan waduk pengendali banjir Boulevard sangat penting dilakukan agar waduk terlihat indah dan bisa dimanfaatan oleh masyarakat sekitar. Sebelum diserahkan ke Pemkot, pihaknya berencana menambah beberapa sarana infrastruktur penunjang waduk.

Hanya saja, ia tak menyebut detail anggaran yang diperlukan dalam pengembangan. Yang jelasnya, pihaknya akan merealisasikannya dalam waktu dekat ini. “Kita akan perindah. Saya yakin jika sudah bagus, masyarakat akan banyak yang berkunjung di Kolam Retensi ini. Mudah-mudahan direspon baik dan didukung oleh Pemkot Kendari terutama untuk penyediaan lahan,” kata Haeruddin saat peringatan Hari Air Sedunia di kawasan Kolam Retensi Boulevard.

Sekot Kendari, Nahwa Umar menyambu\t baik rencana pengembangan kolam retensi sebagai tempat wisata di Kota Kendari. Sebagai bentuk dukungan, pihaknya bakal membebaskan lahan untuk pengembangan waduk. “Kami menawarkan ini (tanah) di bagian belakang. Karena kita mau bebaskan, kalau bapak (BWS) setuju nanti bangun dibagian belakang. Ini masih cukup luas untuk pengembangan waduk,” tuturnya.

Nahwa berharap rencana pengembangan kolam retensi bisa berjalan lancar dan segera direalisasikan, agar pemindahan aset bisa dilakukan untuk segera dikelola oleh Pemkot Kendari dan dimanfaatkan oleh masyarakat umum. (b/ags)

Kolam Retensi

  1. Anggaran Rp 22,8 Miliar
  2. Luas Kolam 9 Hektar
    -Kolam Hulu 3 Hektar
    -Kolam Hilir 5,9 Hektar
  3. Daya Tampung 450 Ribu Meter Kubik
    4 Masa Pengerjaan 17 Maret-28 Desember 2020

Fasilitas Penjunjang
Track Jogging Track
Landscape Waduk
Pintu Gerbang
Area parkir
Rumah Jaga dan Pompa