KENDARIPOS.CO.ID — Rotasi pejabat diinternal Kejaksaan Tinggi (Kejati ) Sulawesi Tenggara bergerak. Tiga pejabat asisten Kejati Sultra berganti. Mereka adalah Dian Frits Nalle (Asisten Intelijen) ditunjuk menjadi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ambon, Agus Ryanto (Asisten Pembinaan) bergeser menjadi Kajari Palopo, Sulsel dan Saiful Bahri Siregar (Asisten Pidana Khusus) ditarik ke Kejagung RI di Jakarta.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, Sarjono Turin (kiri) menyematkan lencana tanda jabatan saat memimpin pelantikan dan sertijab pejabat eselon III di Aula Kantor Kejati Sultra, Kamis (4/3).

Saiful Bahri Siregar dipercaya menjadi Kasubdit Tindak Pidana Perpajakan dan Pencucian Uang di Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung RI. Selain itu, Kajari Muna dan Kepala TU Kejati Sultra berganti.

Seremoni pelantikan dan serah terima jabatan dipimpin Kajati Sultra, Sarjono Turin, Kamis (4/3) kemarin. Kajati Sutlra Sarjono Turin mengatakan promosi jabatan merupakan hal yang wajar dalam suatu instansi termasuk di Kejaksaan sehingga roda organisasi tetap berjalan. Upaya ini guna tetap menjaga integritas di suatu wilayah. Terpenting adalah komitmen sikap dari pejabat yang baru dilantik.

“Selamat bertugas kepada pejabat yang dilantik dan senantiasa memegang teguh sumpah jabatan yang baru saja diemban. Jaga dan emban amanah yang diberikan sebaik mungkin agar citra dan kinerja kita terjaga di mata masyarakat. Saya berharap seluruh pejabat yang baru dilantik agar menjalin kekompakan. Hadirkan iklim kerja yang positif produktif dan kondusif dalam bingkai kekeluargaan,” ujar Kajati Sultra, Sarjono Turin saat menyampaikan kata sambutannya di aula Kantor Kejati Sutlra, Kamis (4/3) kemarin.

Untuk pejabat lama, Kajati Sultra atas nama jajaran Kejati mengucapkan terimakasih atas pengabdiannya selama ini. “Selamat bertugas di tempat yang baru, tetap jaga citra Kejaksaan dimanapun kalian ditugaskan,” tegas Sarjono Turin.

Untuk diketahui, pejabat yang dilantik kemarin adalah Noer Adi (mantan Kajari Pacitan) menjadi Asisten Intelijen, Gede Edy Bujanayasa (mantan Kajari Salatiga) menjadi Asisten Pembinaan Kejati Sultra lalu, Setyawan Nur Chaliq (mantan Kajari Cirebon) dilantik menjadi Asisten Pidsus Kejati Sultra. Ada pula Agustinus Baka Tangdililing (mantan Koordinator Kejati NTT) dilantik menjadi Kajari Muna. Dia menggantikan Husin Fahmi yang ditunjuk Kajari Semarang. Lalu, mantan Kajari Takalar, Syafril dilantik menjadi Kabag TU Kejati Sultra. Dia menggantikan posisi Porman Patuan Radot yang kini sebagai Kajari Sintang. (ndi/b)