KENDARIPOS.CO.ID– Tiap tahunnya, angkatan kerja di Muna Barat (Mubar) terus bertambah. Sementara kesempatan bekerja sangat terbatas. Apalagi di tengah masa pandemi yang tidak menentu. Sebagai solusi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mubar akan melatih skill dan keterampilan angkatan kerja.

Kepala Disnakertrans Mubar, Ahmad Ramadhan mengatakan angkatan kerja harus dibekali skill dan pengetahuan. Dengan keahliannya, mereka tak lagi kesulitan saat masuk di dunia kerja. Jika tidak terekap, mereka bisa membuka usaha dengan keterampilan yang dimilikinya.

“Tahun ini, kita punya program peningkatkan skill dan pengetahuan. Namun pelaksanaan pelatihannya masih menunggu refocussing anggaran. Makanya, jadwal pelaksanaanya belum bisa kita pastikan. Kita tunggu saja,” jelas Ahmad Ramadhan kepada Kendari Pos kemarin.

Dalam pelaksanaan pelatihan, pihaknya bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari. Pasalnya, pelatihannya akan dilaksanakan di BLK. Materi pelatihannya bermacam-macam. Mulai dari perbengkelan atau servis kendaraan, mengelas, menjahit, salon, dekorasi dan lainnya.

“Lokasi pelatihan di BLK Kendari. Sejauh ini, kami sudah melakukan koordinasi. Kini, masih menunggu kesiapan pagu anggaran hasil refocusing itu,” ujarnya.

Program ini sambungnya, merupakan tindaklanjut usulan Musrenbang tahun 2020. Atas dasar itulah, anggarannya diajukan di APBD 2021. Dengan pelatihan ini, para angkatan kerja bisa memiliki skill dan keahlian di bidangnya sehingga bisa menciptakan lapangan kerja sendiri. Pada akhirnya, bisa meningkatkan kesejahteraan.

“Insyah Allah, akan dilaksanakan tahun ini. Hanya saja, kemungkinan jumlahnya terbatas karena refocusing anggaran. Jadi, kita lihat dulu pagunya anggarannya. Jika kena pemangkasan, maka pesertanya yang akan mengikuti pelatihan akan dikurangi,” pungkas Ahmad Ramadhan. (c/yaf)