KENDARIPOS.CO.ID — Aroma dugaan korupsi pembangunan gedung SMKN 1 Bombana sudah terendus polisi. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupis (Tipikor) Satreskrim Polres Bombana mulai melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket). Sebab, sejak dibangun dengan anggaran APBN 2015 dan 2019, tiga Ruang Kelas Baru (RKB) SMKN Bombana tak kunjung tuntas.

Satu dari tiga RKB SMKN 1 Bombana yang mangkrak pengerjaannya. Tiga RKB SMKN 1 Bombana dibangun dari anggaran APBN tahun 2015 dan 2019.

“Kasusnya ditangani Polres Bombana, atas laporan dan informasi dari masyarakat. Saat ini, masih dalam tahap pengecekan atau tahap klarifikasi dan belum masuk ke tingkat penyidikan. Sudah dua orang telah dimintai keterangan, yakni bendahara terdahulu dan bendahara baru di SMKN 1 Bombana,” ujar Humas Polres Bombana, Ipda Tujianto kepada Kendari Pos, Selasa (23/3).

Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Bombana, Ashari Usman mendukung upaya penyelidikan Polres Bombana yang mengusut kasus dugaan mangkraknya pembangunan gedung RKB SMKN 1 Bombana yang terletak di Kelurahan Aneka Marga Kecamatan Rarowatu Utara. Terlebih lagi, menurut Ashari, banyak kejanggalan-kejanggalan pada proses pembangunan gedung tersebut. “Anggarannya menggunakan APBN tahun 2015 dan 2019 namun, hingga kini wujud dari bangunan beberapa RKB tersebut tidak terselesaikan bahkan terkesan dibiarkan begitu saja,” ungkapnya.

Lanjut dia, mangkraknya pembangunan gedung RKB tersebut tentu merugikan banyak pihak baik itu pemerintah tak terkecuali para siswa SMKN 1 Bombana. Seharusnya siswa yang menuntut ilmu di SMKN 1 Bombana telah menikmati ruang kelas baru dan nyaman.
“Meskipun saat ini SMA dan SMK itu tidak lagi menjadi domain pemerintah kabupaten , namun kita tidak boleh membiarkan hal tersebut terjadi. Karena yang merasakan dampak dari mangkraknya pembangunan RKB SMKN Bombana adalah putra-putri daerah Bombana,” tutur Ashari Usman.

Untuk itu, Ashari mengimbau penegak hukum dalam hal ini Polres Bombana, agar serius mengangani kasus tersebut. Pengusutannya harus tuntas, terlebih lagi proyeknya sudah berlangsung beberapa tahun dan hingga saat ini gedung RKB itu belum juga bisa dimanfaatkan. (idh/b)

DPRD Dukung Penyelidikan Polres Bombana