KENDARIPOS.CO.ID — Jalan poros Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Tongauna-Kecamatan Abuki akan diaspal tahun ini. DPRD Sultra telah mengalokasikan dana miliaran rupiah untuk merejuvenasi jalan dan jembatan rusak. Perbaikan infrastruktur di Konawe itu tak lepas atas perjuangan anggota DPRD Sultra dari PAN, Syamsul Ibrahim, setelah menyerap aspirasi warga dan melihat kondisi lapangan.

Syamsul Ibrahim

Syamsul Ibrahim menyatakan perbaikan infrastruktur menjadi kebutuhan mendasar warga. Dana Rp 13 miliar diporsikan untuk perbaikan jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan pada beberapa kecamatan di Konawe. Di antaranya Tongauna, Abuki, Asinua, Padangguni dan Latoma.
Mantan politisi Demokrat itu mengungkapkan panjang jalan yang harusnya ditangani pemerintah lebih dari 40 kilometer. Namun kondisi keuangan yang tersedia hanya mampu mengaspal jalan yang rusak berat saja. Dari Rp 13 miliar, kata dia, Rp 9 miliar buat pengaspalan jalan rusak berat di beberapa titik rute Kecamatan Tongauna hingga Kecamatan Abuki. Salah satunya kawasan Taman Makam Pahlawan. “Itu yang rusak parah dan diprioritaskan untuk diaspal.

Bina Marga sedang merancang sekaligus desain proses pelelangan. Yang belum diaspal akan diperjuangkan di tahun berikutnya,” ungkapnya saat ditemui.

Katanya, sisa dana Rp 4 miliar akan digunakan untuk rejuvenasi gelagar dan lantai jembatan di Kecamatan Asinua, Padangguni dan Desa Ambekairi, Latoma.

Ia berharap ada perbaikan infrastruktur bisa dilakukan setiap tahun.

Menurutnya, ketika kondisi jalan dan jembatan baik, maka arus ekonomi masyarakat yang berdomisili di Tongauna, Latoma, Konawe dan Mowewe, Kolaka Timur bisa menggunakan akses itu. Sehingga hasil pertanian warga lebih bernilai. “Bila produksi pertanian melimpah, namun jalan rusak maka biaya mobilisasi tinggi. Akses jalan yang baik bisa mendongkrak ekonomi warga. Setidaknya mereka lebih mudah memuat hasil pertaniannya untuk dipasarkan,” ujarnya. (agr/b)