KENDARIPOS.CO.ID– Langkah mempercepat peningkatan cakupan kepemilikan akta kelahiran dalam mendukung target nasional 2021, dilakukan pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Salah satu caranya dengan menrapkan sistem pelayanan keliling pencatatan sipil. Selasa (23/3), kegiatan tersebut berlangsung di Desa Langgea dan Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto.

Suasana pelayanan dokumen kependudukan yang dilakukan pihak Disdukcapil Konsel yang turun langsung di wilayah kecamatan. DOK. DISDUKCAPIL KONSEL FOR KENDARI POS

“Saat ini kita layanan keliling. Petugas mendata warga yang belum memiliki akta-akta pencatatan sipil, khususnya kelahiran,” ungkap Kepala Disdukcapil Konsel, Muh. Yusuf, kemarin. Sementara itu Kepala Bidang Pencatatan Sipil Disdukcapil Konsel, Harlin, mengatakan, selain Ranomeeto, ada 10 kecamatan yang akan menjadi sasaran pihaknya dalam beberapa hari ke depan. Mulai dari Lainea, Kolono, Kolono Timur, Moramo, Landono, Basala, Benua, Lalembuu, Angata.

Kegiatan bertujuan meningkatkan kepemilikan dan mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memiliki dokumen kependudukan serta untuk mempercepat peningkatan cakupan pencatatan sipil. “Karena pentingnya dokumen kependudukan, khususnya akta kelahiran, untuk itu kita laksanakan pelayanan jemput bola ke beberapa kecamatan,” terang Harlin. Para camat diharapkan menugaskan lurah dan kepala desa untuk mendata warga yang belum melengkapi dokumen kependudukan dan mengimbau agar datang di lokasi pelayanan.

“Bagi warga yang ingin mencatatkan akta diri atau keluarganya, agar langsung bermohon pada saat pelayanan di kecamatan masing-masing dengan melampirkan persyaratan sesuai ketentuan,” sambung Harlin. Dijelaskannya, untuk persyaratan pengurusan akta kelahiran, warga mesti menyiapkan surat keterangan lahir dari bidan, fotokopi kartu keluarga dan buku nikah/akta perkawinan, mengisi surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) kebenaran sebagai Pasutri dan data kelahiran.

Harlin menerangkan, usai proses pelayanan pencatatan keliling dan setelah pihaknya menerima permohonan berkas, maka akan dicetak di Disdukcapil serta diantarkan kembali ke masyarakat.
Ia juga mengungkapkan, sesuai data progres realisasi laporan kinerja Disdukcapil Pemkab Konsel hingga 15 Maret 2021, tercetak akta kelahiran usia 0 -18 tahun sebanyak 115.375 dari 118.508 wajib cetak atau 97,36 persen. “Meningkat dibanding tahun 2020 yang hanya 95,85 persen dan lebih tinggi dari target nasional tahun 2021 sebesar 95 persen,” tandasnya. (b/kam)KP