KENDARIPOS.CO.ID — Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan penyeggaran posisi 41 kepala sekolah di daerah kepulauan. Para Kasek itu berasal dari dua kabupaten, yakni 13 dari Kota Baubau, dan 28 dari Kabupaten Muna. Pelantikan ini dilakukan secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Sultra, Drs Asrun Lio di aula Kantor Walikota Baubau Provinsi Sultra, Rabu(24/3).

Kepala Dinas Pendidikan Sultra, Asrun Lio saat Melantik 41 Kepala Sekolah Baubau dan Muna di aula kantor walikota Baubau Provinsi Sultra, Rabu (24/3)

Dalam pelantikan ini, sedianya yang melantik adalah Wagub Sultra, Lukman Abunawas, namun beliau berhalangan karena ada pertemuan dengan pimpinan KPK yang tidak dapat diwakilkan. Dalam sambutannya, Drs Asrun Lio, M. Hum. Phd mengatakan, ini merupakan pelantikan yang kesekian kali dilakukan. BNN Al ini adalah penyegaran sekolah-sekolah di bawah kewenangan Dikbud Sultra, baik SMA, SMK maupun SLB negeri di lingkup Dikbud Sultra. “Alhamdulillah, saat ini kita telah laksanakan pelantikan. Ini merupakan pelantikan terakhir setelah beberapa kali kita sudah lakukan pelantikan di seluruh kabupaten dan kota se Sultra, ” ungkapnya.

Dia melanjutkan,sebagai seorang Kepala sekolah, harus bisa melakukan program belajar mengajar di sekolah yang dipimpinnya. Bagaimana mereka menjadikan sekolahnya jadi sekolah terbaik dan merangkul semua guru. Tidak ada kepala sekolah yang bisa bekerja sendiri. Jadilah kepala sekolah yang dapat merangkul para guru untuk meningkatkan kemajuan sekolah. “Maju dan besarnya sebuah sekolah tergantung bagaimana kepala sekolah memimpin. Bukan hanya ngebos, jadi memimpin sebuah sekolah berbeda dengan memimpin perusahaan. Tetapi bagaimana menjalankan etik Pendidikan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, ” jelasnya.

Orang nomor satu di Dikbud Sultra itu mengucapkan selamat kepada para kepala sekolah yang baru saja dilantik. Ia mengingatkan agar mengoptimalkan mutu pendidikan para siswa dengan meningkatkan kemampuan belajar siswa di sekolah, terlebih pendidikan itu tidak seperti pelajar instan, tetapi berjenjang hingga siswa menjadi siap dan memiliki kemampuan yang baik dalam studinya. Tidak ada lagi istilah sekolah favorit, pilihan sekolah harus berasarkan zonasi tempat tinggal. Semua memiliki standar sama, karena nantinya semua sekolah sanggup mengadakan ujian berbasis komputer. “Sekali lagi saya mengingatkan kepada saudara-saudari memandang jabatan ini sebagai sebuah amanah yang harus dipertanggung jawabkan. Sebagaimana sumpah jabatan yang diucapkan dan jadikanlah jabatan sebagai sarana beribadah kepada Allah SWT, sehingga insya allah tuhan selalu meridhoi semua perbuatan kita,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala KCD Kota Baubau, Mastuti, S. pd mengucapkan banyak terimakasih atas suksesnya penyelenggaraan pelantikan Kepala Sekolah SMA,SMK dan SLB Kota Baubau dan Kabupaten Muna. “Selamat kepada yang telah dilantik. Semoga para kepala sekolah dapat menjalankan amanah dengan baik dan bisa memajukan setiap sekolah yang mereka pimpin, “harapnya.

“Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara rayon Baubau Busel berserta MKKS se Kota Baubau mengucapkan selamat dan sukses atas peantikan kepala Sekolah SMA,SMK dan SLB Kota Baubau dan Kabupaten Muna, di Aula Palagimata Kota Baubau, Rabu, (24/3). Untuk diketahui, dalam pelantikan ini turut dihadiri Wakil Walikota Baubau, La Ode Ahmad Monianse, Kepala BKD Sultra, Zanuriah, Kepala Dinas Pendidika n Kota Baubau, Abdul Karim dan beberapa staf Dinas Pendidikan Sultra. Dimana pelantikan dilaksanakan secara langsung dengan menerapkan protokol kesehatan.(Rah/adv)