KENDARIPOS.CO.ID–Wakil Bupati Kolaka Timur (Koltim) Hj. Andi Merya Nur menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati. Ia mengisi kekosongan kursi bupati yang ditinggalkan Samsul Bahri Madjid (SBM) untuk selama-lamanya, sejak Jumat (19/3) lalu.

Belakangan ini, istri mendiang Samsul Bahri Madjid, Hj. Diana Samsul Bahri, disebut-sebut sebagai figur tepat untuk mendampingi Andy Merya Nur memimpin Koltim.

Menanggapi itu, Andi Merya Nur mengukapkan, masyarakat Koltim menginginkan Hj. Diana untuk menjadi wakil bupati (wabup).

“Kalau saya sih, memang sudah pas, kalau seperti itu. Alhamdulillah, masyarakat dan beberapa perwakilan tokoh masyarakat Koltim mengusulkan istri almarhum untuk mendampingi saya, tentu kami terima,” kata Andi Merya Nur saat ditemui di Kantor BPK Perwakilan Sultra, Selasa (23/3).

Meski begitu, ia mengaku tetap menunggu usulan dari empat partai politik pengusung di Pilkada, yakni PDIP, PAN Gerindra dan Demokrat. “Mudah-mudahan dari partai ini sepakat juga untuk mendukung istri almarhum,” jelas mantan ketua DPD NasDem Koltim itu.

Ia mengungkapkan dirinya bersama almarhum SBM berjuang selama dua tahun, merintis untuk maju menjadi bupati dan wakil bupati Koltim. Sama-sama berjuang mendapatkan partai dan hati rakyat mulai dari pendaftaran sampai memenangkan pilkada.

“Dan program 100 hari, akan segera kita laksanakan sesuai amanah dari almarhum Pak bupati. Walaupun wujud dan sosok beliau sudah tidak ada, tetapi pola-pola pemikiran dan amanah beliau isnya Allah tetap saya akan laksanakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Koltim Hj Rahmatia Lukman, mengapresiasi masyarakat yang mendorong Hj. Diana untuk mendampingi Andi Merya Nur.

“Insya Allah, kalau keinginan masyarakat dan semua partai pengusung bisa bersama-sama. Mudah-mudahan harapan masyarakat Koltim bisa kita wujudkan,” tuntasnya. (rah/b)