KENDARIPOS.CO.ID–Pembangunan gedung Gereja Protestan di Sulawesi Tenggara (Gepsultra) Jemaat Samuel Tasahea, Kecamatan Tirawuta, mulai dilaksanakan. Plt. Bupati Kolaka Timur (Koltim), Hj. Andi Merya Nur menandainya usai meletakkan batu pertama, bersama Pj. Sekretaris Kabupaten (Sekab), Andi Muh Iqbal Tongasa dan pejabat lainnya.

Hj. Andi Merya Nur Ketika meletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan gedung Gepsultra Jemaat Samuel Tasahea di Kecamatan Tirawuta, kemarin.

Hj. Andi Merya Nur menyatakan dukungannya dalam rencana pembangunan gereja tersebut. Menurutnya, keberadaan sarana rumah ibadah bagi umat kristen di Bumi Sorume menjadi salah satu pemersatu umat beragama. “Kerukunan antar umat beragama harus terjalin dengan baik sehingga tercipta kedamaian dan ketentraman bersama,” katanya, Rabu (24/3). Ia meminta kepada pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar bersama semua elemen masyarakat bahu-membahu menyukseskan visi Sejahtera Bersama Masyarakat (SBM) yang agamais, maju, mandiri dan berkeadilan.

“Semoga pembangunan gedung gereja ini cepat selesai tanpa hambatan supaya bisa digunakan beribadah. Pemkab Koltim menyerahkan bantuan Rp 10 juta,” tandas Andi Merya. Kabag Kesra Setkab Koltim, Ayi Wahyudin, menyampaikan, Pemkab kembali mengalokasikan Rp 850 juta pada tahun 2021 ini untuk bantuan pembangunan sarana ibadah. Ayi menyebut, besaran bantuan setiap masjid, gereja maupun tempat ibadah lainnya bervariasi, sesuai kebutuhan dan usulan melalui proposal.

“Memang paling rendah Rp 10 juta. Tetap kita kondisikan dengan keterbatasan APBD. Kalau kebutuhan pembangunan sarana ibadah pasti masih banyak, tetapi diatur sedemikian rupa supaya bisa merata,” kata Ayi. (c/kus)