KENDARIPOS.CO.ID–Kesadaran masyarakat Kota Baubau untuk melakukan pengurusan dan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el), cukup baik. Itu terlihat dengan tingginya angka persentase jumlah warga yang telah memiliki kartu identitas kependudukan itu. Informasi tersebut disampaikam Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Baubau, Arif Basari.

Arif Basari

“Kita tahu, penduduk di Kota Baubau ini sesuai data konsolidasi bersih (DKB) semester dua tahun 2020 sebesar 158.717 jiwa. Dengan persentase kepemilikan KTP-el mencapai 96,32 persen,” kata Arif Basari, saat ditemui di ruang kerjanya Rabu (24/3).

Capaian perekaman KTP-el di Kota Baubau pemilik Benteng Terluas di Dunia itu cukup tinggi. Meski begitu Disdukcapil setempat terus berusaha agar masyarakat yang belum memiliki KTP-el segera melakukan perekaman. “Jadi tersisa 3,68 persen masyarakat Kota Baubau yang belum melakulan perekaman. Kita akan upayakan agar semua bisa memiliki KTP-el atau paling tidak memenuhi standar perekaman nasional sebesar 98,2 persen,” ucapnya.

Mantan Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan, Sekretariat Kota Baubau itu mengaku optimis dapat memenuhi target nasional perekaman KTP-el tahun ini. Sejumlah upaya dilakukan dengan meningkatkan intensitas pelayanan perekaman data kependudukan. Salah satunya dengan melakukan kunjungan perekaman KTP-el di seluruh Kecamatan. “Kita sedang melakukan kegiatan layanan dokumen kependudukan dengan menjemput bola melalui Dukcapil mobile. Kelurahan-kelurahan kita kunjungi langsung sejak Februari hingga Agustus ini,” terangnya.

Pelayanan administrasi kependudukan dipindahkan ke kelurahan, namun di kantor Disdukcapil juga tetap terbuka.

Dalam situasi pandemi Covid-19 ini, pihaknya menerapkan pelayanan sesuai protokol kesehatan. Mantan Kabag Umum Setkot Baubau itu menambahkan, pelayanan dokumen kependudukan dengan sistem menjemput bola dilakukan sesuai dengan pedoman peraturan tentang peningkatan kualitas layanan kependudukan secara terintegrasi. Kemudian melibatkan pihak kelurahan dalam melakukan pengecekan masyarakat yang belum memiliki KTP-el. “Kelurahan menyampaikan agar masyarakat yang sama sekali belum memiliki KTP-el agar datang merekam. Kemudian setelah semua selesai dan KTP-el sudah jadi, penyalurannya kita lakukan secara serentak melalui kecamatan,” pungkasnya. (b/ahi)