KENDARIPOS.CO.ID — Sistem layanan manual secara perlahan mulai ditinggalkan. Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar) terus mengintegrasikan layanan melalui Online Single Submission (OSS). Melalui sistem berbasis IT ini, masyarakat lebih mudah memperoleh layanan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Mubar, Liber melalui Kabid Penyelenggaraan Pelayanan Perijinan dan Non-Perijinan, Amiruddin mengaku terus membenahi layanan perizinan. Salah satunya melalui layanan elektronik atau OSS. Sistem ini terintegrasi dengan pemerintah pusat dan provinsi.

Kabid Penyelenggaraan Pelayanan Perijinan dan Non-Perijinan DPM-PTSP Muna Barat, H Amiruddin (kanan) memperoses pengurusan pergantian izin PAUD melalui OSS.

“OSS digunakan dalam pengurusan izin usaha baik dalam bentuk badan usaha maupun perorangan. Jadi, warga yang ingin mengurus izin bisa lewat aplikasi OSS,” ujarnya kemarin.

Digitalisasi layanan kata dia, turut terintegrasi di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Misalnya, izin pendirian Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dibawa naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Mubar. Saat ini, pihaknya tengah membahas penginput izin PAUD yang menggunakan sistem manual.

“Izin PAUD nanti akan dimasukan ke sistem. Di Mubar, tercatat ada 118 PAUD. Namun sebagaian besar masih menggunakan izin manual. Ini yang kami terus koordinasikan dengan Dikbud. Sebab izinnya akan berakhir tahun 2022 mendatang,” jelasnya.

Jika masih menggunakan manual kata dia, tidak dapat terpantau. Berbeda bila telah masuk di sistem.

“Hari ini (kemarin), kami melakukan pertemuan dengan perwakilan Dikbud untuk mencarikan solusi tepat buat yang masih menggunakan izin manual. Sampai kini, sudah kisaran 30-an PAUD sudah mengurus pergantian izin melalui OSS,” pungkasnya. (c/yaf)