Rusman dan Haliana Sah Jadi Bupati Terpilih – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Rusman dan Haliana Sah Jadi Bupati Terpilih

KENDARIPOS.CO.ID — Petahana Pilkada Muna, Rusman Emba meneguhkan tuahnya. Dia melenggang ke takhta periode kedua Bupati Muna. Jauh di Wakatobi, Haliana debutan sebagai bupati. Dua figur itu ditetapkan sebagai bupati terpilih dalam forum sakral pleno KPU Muna dan Wakatobi, Minggu (21/2) kemarin.

Untuk masa bakti 2021 – 2026, LM. Rusman Emba akan memimpin Muna dan didampingi Bachrun Labuta sebagai Wakil Bupati Muna. Keduanya meraih 53,4 persen atau 64.122 suara. Dengan begitu, seluruh tahapan Pilkada Muna 2020 kini telah berakhir.

Ketua KPU Kab. Muna, Kubais menjelaskan surat keputusan penetapan Bupati dan wakil Bupati Muna terpilih akan disampaikan kepada DPRD Muna. Tahapan itu menandai berakhirnya seluruh proses penyelenggaraan Pilkada Muna yang sudah berjalan sejak 1 Oktober 2020 lalu. Selanjutnya urusan pengusulan pengangkatan dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Muna terpilih menjadi domain DPRD Muna.”Salinan penetapan Bupati dan Wakil Bupati Muna terpilih akan kami serahkan ke DPRD Muna, Senin (hari ini,red),” ujar Kubais, Minggu, kemarin.

Bupati Muna terpilih, LM. Rusman Emba mengatakan, proses penetapan ini menandai kesuksesan pelaksanaan Pilkada. Ia mengapresiasi kedewasaan berpolitik masyarakat dan kerja keras kepolisian dan TNI serta unsur penyelenggara Pilkada, KPU dan Bawaslu sehingga seluruh tahapan bisa berjalan aman dan damai. Menurutnya, tujuan utama proses demokrasi bukanlah mencari pemenang, melainkan mencapai kemajuan pembangunan daerah. “Itu artinya demokrasi kita berkembang lebih baik lagi,” jelasnya.

Rusman berharap, setiap orang harus memiliki jiwa kesatria untuk menerima hasil Pilkada Muna sebagai bentuk penghormatan terhadap kedaulatan rakyat. Semangat rekonsiliasi juga sudah saatnya dihidupkan ditengah-tengah masyarakat. Seluruh kekuatan kini harus difokuskan untuk mendorong percepatan pembangunan daerah demi terwujudnya tujuan bersama yakni kesejahteraan masyarakat Kab. Muna tanpa terkecuali.

“Jangan ada lagi kelompok-kelompok, tetapi saatnya bersatu untuk memajukan daerah kita tercinta ini. Kami akan membuka diri terhadap ide dan gagasan untuk kebaikan bersama,” paparnya.

Bupati Wakatobi terpilih, Haliana baru akan menjabat 28 Juni 2021, bersamaan akhir masa jabatan (AMJ) Bupati Wakatobi saat ini, Arhawi. KPU Wakatobi menetapkan Haliana dan Ilmiati Daud sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wakatobi terpilih, Minggu (21/2) kemarin.

Ketua KPU Wakatobi, Abdul Rajab menuturkan pleno terbuka ini digelar berdasarkan Keputusan KPU Nomor 01/PL.02.7-Pu/7407/KPU-Kab/II/2021 tanggal 21 Februari 2021. Tentang penetapan paslon Bupati dan Wabup Wakatobi tahun 2020. “Dengan ini KPU Kabupaten Wakatobi mengumumkan paslon terpilih dalam Pilkada Wakatobi tahun 2020 yakni H.Haliana sebagai Bupati Wakatobi terpilih dan Ilmiati Daud sebagai Wakil Bupati Wakatobi terpilih,” ujarnya dalam pleno yang dihadiri Forkopimda, pimpinan DPRD Wakatobi, Bawaslu Wakatobi, paslon dan parpol pengusung di aula Vila Nadila.

Sebelumnya, Bupati Wakatobi terpilih Haliana, meminta pendukungnya tetap santun. Apa yang telah diperjuangkan selama pilkada, hasilnya sesuai dengan harapan. Selain itu, ia berharap pendukungnya tidak perlu berlebihan merayakan kemenangan dan tetap santun. Termasuk menghindari euforia yang berpotensi menciptakan kerumunan, mengingat saat ini masih masa pandemi Covid-19. “Saya imbau pendukung dan warga Wakatobi untuk tetap patuhi protokol kesehatan,” pintanya.

Pasangan Ilmiati Daud itu menegaskan akan melakukan yang terbaik untuk Wakatobi kedepan. Karena Pilkada telah selesai, ia mengajak semua pihak bersatu membangun Wakatobi.

Sukses Gelar Pilkada, KPU Muna Diapresiasi

Komisi Pemilihan Umum Kab. Muna sukses menyelenggarakan Pilkada Muna tahun 2020 hingga tahapan penetapan pasangan calon terpilih tuntas dilaksanakan. Keberhasilan itu mendapat apresiasi dari KPU Sultra.

Koordinator Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Sultra, Almunardin menerangkan, kinerja KPU Muna memang layak diberi apresiasi. Pasalnya, dari tujuh daerah yang menyenggarakan Pilkada, Kab. Muna menjadi daerah paling mendapat atensi. Hal itu disebabkan indeks kerawanan Pilkada Muna sebelumnya menempati urutan paling tinggi berdasarkan data Kepolisian RI.

“Dalam berbagai rapat koordinasi dengan KPU RI, Muna memang selalu ditanyakan. Ini artinya, menyelenggarakan Pilkada Muna dengan sukses itu tidak mudah. Tetapi KPU bisa melaksanakan tugasnya dengan baik,” ujarnya dalam rapat pleno penetapan Bupati dan Wakil Bupati Muna terpilih di Sekretariat KPU Muna, Minggu (21/2).

Komisioner KPU Sultra yang menjadi Koordinator Daerah (Korda) penyelenggaraan Pilkada Muna itu melanjutkan, pihaknya memang menekankan KPU Muna agar selalu bekerja dengan berpedoman pada ketentuan dalam PKPU. Ia pun menilai hal itu sudah dilakukan dengan baik oleh KPU Muna kendati sorotan dan dugaan penyimpangan prinsip netralitas selalu dimunculkan oleh pihak tertentu. “Kami yakin dan percaya, Komisioner KPU Muna sudah bekerja sesuai dengaj rambu-rambu yang ada,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi peran aktif Polres Muna dan Kodim 1416 Muna dalam membantu pengamanan Pilkada. Sehingga kekhawatiran adanya konflik sosial dapat dihindari hingga tahapan akhir selesai dilaksanakan. Secara khusus, dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Muna yang telah mewujudkan demokrasi yang baik di bumi sowite. “KPU hanya melaksanakan Pemilu, sedangkan hasil akhir adalah domain masyarakat,” imbuhnya. (ode/thy/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy