Yusuf Mundu : Realisasi Pajak Air Permukaan Naik Rp 4,98 Miliar – Kendari Pos
Metro Kendari

Yusuf Mundu : Realisasi Pajak Air Permukaan Naik Rp 4,98 Miliar

KENDARIPOS.CO.ID — Sumbangsih retribusi pajak bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sultra tahun 2020 mengalami penurunan akibat pandemi corona. Namun demikian, ada beberapa item pajak yang justru mengalami peningkatan. Salah satunya Pajak Air Permukaan (PAP). Tahun lalu, realisasi PAP mencapai 573 persen atau naik lebih dari lima kali lipat. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sultra, Yusuf Mundu mengatakan tidak semuanya item pajak daerah yang anjlok akibat hantaman wabah covid-19. Selain pajak kendaraan bermotor (PKB), PAP juga melampaui target. Tahun 2020, pundi-pundi penerimaan daerah dari PAP mencapai Rp 4,98 miliar.

Capaian ini kata mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sultra ini di luar prediksi. Sebab kontribusi PAP dalam 10 tahun terakhir maksimal hanya Rp 2,7 miliar. Sementara tahun lalu, targetnya hanya Rp 870 juta. Pasalnya, PAP baru dialihkan ke Bapenda tahun lalu. Sebelumnya, PAP ditangani Dinas ESDM. “Alhamdulillah, realisasi kita tembus sampai Rp 4,98 miliar. Jadi, ada kelebihan sekitar Rp 4,11 miliar dari target. Tentunya, ini di luar dugaan. Kenaikan ini tak lepas dari berbagai terobosan yang dilakukan Bapenda untuk mendekatkan pelayanan dan memudahkan pembayaran pajak,” jelasnya.

Awalnya sambung mantan Plt Bupati Konawe Utara (Konut) ini, pihaknya agak sulit mengoptimalkan penarikan PAP. Sebab pengawasan terhadap pengguna air permukaan yang sebagian besar adalah perusahaan tambang sedikit longgar. Sebab areanya beresiko tinggi terpapar covid-19.
“Semua lokasi-lokasi pertambangan itu potensi Covid-19 nya tinggi sekali. Kami kesulitan melakukan pengecekan secara langsung di lapangan. Selain khawatir terpapar, kami juga ditolak sebab perusahaan juga memperketat orang-orang yang masuk area pertambangan,” jelasnya.

Mengatasi hal itu, pengecekan PAP dilakukan melalui surat-menyurat. Upaya ini terbilang berhasil. Setiap saat, pengguna air permukaan rutin melaporkan. “Kami terapkan Self Assessment System. Artinya, wajib pajak yang berperan aktif dalam menghitung, membayar, dan melaporkan besaran pajaknya. Meskipun menggunakan surat menyurat, kami tetap bisa mengoptimalkan target yang diberikan,” ujarnya. Pada tahun 2021, Bapenda diberi target lebih besar. Namun demikian, pihaknya tetap optimis penerimaan daerah melalui PAP bisa kembali tercapai. “Target kami di 2021 khusus untuk PAP sekira Rp. 10 miliar,” pungkasnya. (b/rah)

P

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy