Stok Blangko e-KTP Tersedia

KENDARIPOS.CO.ID – Tidak lagi ada alasan warga tak mengurus Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Saat ini, stok kebutuhan blangko e-KTP masih cukup tersedia. Dari data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipili (Dukcapil) Sultra, stok blangko e-KTP mencapai 83.645 keping. Jumlahnya lebih besar dari warga Sultra yang belum memiliki kartu identitas resmi.

Kepala Disdukcapil Sultra, Ismail Lawasa mengatakan total wajib e-KTP di Sultra sekira 1.813.562 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 1.748.816 jiwa telah melakukan perekaman atau sekitar 96,66 persen. Selebihnya masih ada 64.746 jiwa yang belum sama sekali melakukan perekaman.

“Kami harap mereka-mereka ini bisa segera didata dan melakukan perekama data kependudukan. Sebab stok blangko cukup tersedia,” pinta Ismail Lawasa kepada Kendari Pos, Kamis(14/1).

Untuk perekaman bulan berjalan (periode awal tahun ini) sambungnya, Capil di daerah tetap aktif melakukan perekaman. Sejauh ini, pandemi tak menghambat proses perekaman dan pencetakan cetak KTP. Apalagi Capil telah membuka layanan visa online baik melalui aplikasi maupun Whatsapp.

“Jadi memang perbulannya ada ribuan yang melakukan perekaman e-KTP dan semua itu berjalan lancar tanpa kendala blanko lagi. Sebab kita juga selalu pantau wilayah yang kekurangan agar melaporkan sebab masih ada stok blanko yang tersedia. Kita selalu melakukan langkah, agar seluruh masyarakat di Sultra bisa segera memiliki e-KTP,” ujarnya.

Dari 17 daerah di Sultra, Buton Selatan (Busel) menjadi daerah capaian kepemilikan e-KTP terendah. Dari 64.384 wajib KTP, baru 57.468 jiwa yang melakukan perekaman atau sekira 89,26 persen. Selanjutnya, Kolaka Utara (Kolut) dengan presantese 89,55 persen. “Konawe juga masih berada dibawah 90 persen. Dari total wajib e-KTP sekira 181.066 jiwa, yang melakukan perekaman dan telah cetak e-KTP sekira 162.353 atau 89,67 persen,” jelasnya. (b/rah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *