Sistem Penjagaan Buruk, Puluhan Benda Peninggalan di Museum Sultra Raib – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Sistem Penjagaan Buruk, Puluhan Benda Peninggalan di Museum Sultra Raib

KENDARIPOS.CO.ID — Sistem keamanan di UPTD Museum Sultra, sangat buruk. Tak ada satpam bertugas dan kamera pemantau yang aktif. Benda-benda peninggalan sejarah yang disimpan di Museum Sultra, raib. Hilangnya barang itu baru diketahui, Rabu (28/1) pagi, saat pegawai UPTD Museum dan Taman Budaya melihat kondisi pintu gudang penyimpanan benda-benda itu, terbuka dan gemboknya dirusaki. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Asrun Lio, turun melihat kodisi itu dan langsung meminta petugas UPTD segera melaporkan kejadian tersebut. “Ada beberapa koleksi kita yang hilang. Tapi kita sudah lapor di kepolisian dan sementara telah diusut, ” beber akademisi UHO itu.

Asrun belum bisa merincikan total barang yang hilang, sebab masih diusut kepolisian dan akan dicocokkan dengan data teman-teman dari Museum untuk mencocokkan barang yang ada dengan barang yang hilang. “Tapi ini kurang lebih puluhan koleksi yang hilang. Memang koleksi-koleksi yang hilang itu merupakan koleksi-koleksi kecil yang gampang diangkut. Tetapi untuk barang yang lain yang memiliki nilai tetap masih utuh seperti guci itu masih ada, ” bebernya.

Dia melanjutkan, pihaknya juga telah melaporkan kejadian ini kepada Dirjen Permuseuman. Di mana saat ini, ia juga sementara menunggu pihak kepolisian untuk mendampingi teman-teman kurator untuk melihat barang-barang apa saja, yang hilang. “Secara umum, barang-barang yang hilang, terbuat dari logam. Kalaupun dijual, sebenarnya bukan barang yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Tetapi bagi orang museum, itu tentu punya nilai. Tetapi bagi orang yang berhitung ekonomis ini tentu nilainya tak cukup besar. Dan tentu barang-barang seperti ini tidak akan bisa diperdagangkan. Sebab dalam logam-logamyang terdapat identitas koleksinya. Sehingga di manapun adanya logam tersebut pasti bakal ketahuan, bahwa ini milik negara, “ungkapnya.

Barang yang hilang itu di antaranya, aksesoris-aksesoris pengantin. Karena mungkin benda kecil dan gampang diangkut. Dua samurai Jepang, juga hilang. “Terkait aksesoris pengantin, mereka mungkin mengira barang-barang ini terbuat dari emas, karena warnanya kuning-kuning semua, ” kata Asrun. Adanya kejadian ini, ia akan memperketat penjagaan di Museum agar peristiwa ini tak terulang. Sebab saat ini, tak ada satpam yang menjaga. “Memang kekurangan kita disana tidak ada satpam, tak ada Satpol-PP yang bertugas. Kedepan, kita bakal buat penjagaan secara bergilir. Bahkan, meyewa orang yang mau bekerja sebagai satpam. Kita akan pasang Closed Circuit Television (CCTV), “pungkasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya Sultra, Dody Syahrul Syah mengatakan, jadi barang-barang museum yang hilang itu dari jenis logam, semisal aksesoris pakain adat pengantin. “Awalnya kami khawatirkan itu, keramik-keramik yang diambil, tetapi alhamdulillah bukan. Kalau keramik, itu barang spesial semua. Barang-barang yang hilang ini, masih ada juga yang kita pamerkan di ruang pameran tetap, “jelasnya.

Menurutnya, gudang penyimpanan yang dibobol itu sudah memenuhi standar. Pintunya menggunakan dua pintu kayu dan dilapisi pintu besi. Untuk pengamanan Museum, ia mengakui kurang ketat karena tanpa CCTV. Ia mengaku belum bisa menghitung jumlah kerugian akibat kehilangan sejumlah benda peninggalan sejarah. Alasannya, ada tim khusus yang akan melakukan penghitungan. “Saat ini masih sementara pendataan barang-barang apa saja yang hilang dan totalnya berapa banyak, ” pungkasnya.

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat, Laode Muhammad Aksa mengaku diutus Dirjen Kebudayaan untuk mengecek barang-barang yang hilang di Museum Sultra. Kejadian ini viral hingga ke pusat. “Kita belum tahu benda apa yang hilang dan jumlahnya berapa. Nanti akan kita hitung semua totalnya, “bebernya. Saat ini, ia masih mengusut kasus kehilangan benda-benda itu. Apakah kekuranganya dari sistem kemanan atau CCTV yang tidak ada. “Saat ini baru akan diidentifikasi secara mendetail, “ucapnya. (rah/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy