Sekprov Sultra : Kesadaran Masyarakat Akan Prokes Covid Masih Rendah – Kendari Pos
Nasional

Sekprov Sultra : Kesadaran Masyarakat Akan Prokes Covid Masih Rendah


KENDARIPOS.CO.ID — Segala daya upaya dikerahkan untuk menekan angka penyebaran Covid. Namun kasus Covid-19 di Sultra belum melandai. Tahun 2021 ini, Pemprov Sultra fokus pada dua hal, yakni penanganan kasus Covid dan program vaksinasi. Jumat kemarin, 22.960 dosis vaksin telah tiba di Sultra. Penanganan Covid melalui tracing, testing dan treatment (3T) akan dimasifkan tahun ini.

Sekda Provinsi Sultra Nur Endang Abbas (tengah) memimpin rapat evaluasi penanganan pandemi Covid-19, didampingi Asisten Bidang Administrasi Umum La Ode Mustari (kiri), dan Kepala BPBD Sultra, Boy Ihwansyah (dua kanan) di Posko Satgas Covid-19, Jumat (22/1) kemarin.

Ketua Harian Satgas Covid-19 Sultra, Nur Endang Abbas mengatakan penerapan 3T di daerah-daerah masih belum maksimal pada tahun 2020. Terutama pada aspek tracing dan testing. “Selain itu kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan Covid-19 masih rendah. Lalu, koordinasi antarpihak terkait terutama pemulasaraan harus ditingkatkan,” ujarnya saat memimpin rapat evaluasi penanganan pandemi Covid-19 tahun 2020 di Posko Satgas Covid-19, Jumat (22/1) kemarin.

Sebagai solusinya, kata Nur Endang Abbas, Pemprov akan melahirkan berbagai kebijakan sebagai bentuk tindak lanjut dalam penanganan Covid-19. “Dalam waktu dekat kita akan lakukan pertemuan daring bersama bupati, wali kota, direktur rumah sakit se-Sultra dan kepala Puskesmas, agar kami menginformasikan dan mendorong 3T protokol kesehatan (Prokes) di kabupaten dan kota,”kata Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra itu.

Sejauh ini, hanya Kota Kendari yang optimal melakukan tracing kasus Covid-19. Pemprov Sultra akan terus mendorong pemerintah kabupaten lainnya mengoptimalkan pelaksanaan 3T di daerahnya sesuai instruksi gubernur. Terutama aspek testing. “Hal ini agar kita bisa memantau, menekan dan mengendalikan penularan Covid. Optimalisasi 3T ini bukan saja di level provinsi, tetapi juga di kabupaten dan kota,”tegas Nur Endang Abbas.

Satgas Covid-19 Sultra akan berkoordinasi dengan Pemkot Kendari untuk menertibkan titik-titik kerumuman warga di tempat umum. Salah satu strateginya adalah menggelar operasi yustisi agar penerapan prokes Covid semakin efektif. “Kita akan mendorong kabupaten kota membuat Perda tentang penanganan penyakit menular, termasuk Covid-19 ini. Perda itu nantinya mengatur sanksi-sanksi bagi pelanggar proses. Saat ini baru sebatas imbauan dan teguran tetapi tidak juga diindahkan,” jelas Nur Endang Abbas.

Satgas akan terus mengedukasi publik melalui sosialisasi agar tidak ada keraguan menjalani vaksinasi. Saat ini vaksin menjadi satu-satunya cara yang bisa menjaga dan melindungi masyarakat dari potensi terpapar Covid-19. “Saya minta koordinasi dan sinergi semua pihak dalam penanganan Covid-19 harus ditingkatkan, terutama penerapan protokol kesehatan. Kerja sama terpadu mutlak dilakukan untuk menekan bertambahnya kasus Covid di Sultra. Sosialisasi perlu ditingkatkan,” pinta Nur Endang Abbas. (rah/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy