Rp.1,6 Triliun Duit Negara Mengalir ke Desa – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Rp.1,6 Triliun Duit Negara Mengalir ke Desa


KENDARIPOS.CO.ID — Lebih satu triliun rupiah duit negara mengalir ke 1.908 desa di Sultra. Dana Desa (DD) tahun 2021 se-Sultra berjumlah Rp.1,636 triliun. “Anggaran Dana Desa dalam APBN 2021 untuk lingkup Sultra ditetapkan sebesar Rp 1,636 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,633 triliun,” ujar Arif Wibawa, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara (DJPb) Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

ARIF WIBAWA
KEPALA KANTOR WILAYAH DJPB SULTRA

Warga desa yang terdampak pandemi Covid-19 masih jadi perhatian pemerintah pusat. Tahun 2021 ini, pemerintah menyiapkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD). Itu sebagai bentuk penanganan dan pemulihan ekonomi dampak Covid-19.

BLT ini dikhususkan untuk keluarga miskin atau tidak mampu yang berdomisili di desa dan tidak termasuk penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), kartu sembako, dan kartu prakerja.

Arif Wibawa mengungkapkan, kebijakan pengelolaan DD tahun anggaran 2021 diarahkan untuk pemulihan perekonomian desa akibat dampak pandemi Covid-19 melalui program padat karya tunai dan jaring pengaman sosial (JPS), pemberdayaan UKM dan sektor usaha pertanian di desa, pengembangan potensi desa, produk unggulan desa, dan kawasan perdesaan, serta peningkatan peran BUMDes.

Untuk tahun 2021, kata dia, program jaring pengaman sosial melalui pemberian BLT Desa masih menjadi prioritas Dana Desa. Bahkan, BLT Desa bakal dibayarkan penuh 12 bulan dari Januari sampai Desember 2021. Besarannya Rp 300.000 setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Pemerintah desa wajib menganggarkan dan melaksanakan kegiatan BLT Desa dari alokasi Dana Desa yang diterimanya. Sanksi menanti jika tidak dilaksanakan. Sanksinya, pemotongan dana sebesar 50 persen dari Dana Desa yang akan disalurkan pada tahap II TA 2022.

Selain itu, pemanfaatan Dana Desa 2021 juga diarahkan untuk mendukung pengembangan sektor prioritas. Di antaranya, program ketahanan pangan dan ketahanan hewani sesuai dengan karakteristik desa melalui pengembangan usaha perikanan dan peternakan di desa termasuk peternakan sapi, pengembangan pariwisata melalui pembangunan dan pengembangan desa wisata.

Selain itu, peningkatan infrastruktur dan konektivitas melalui pengembangan infrastruktur desa yang dilaksanakan dengan padat karya tunai, dan program kesehatan nasional melalui perbaikan fasilitas poskesdes dan polindes, pencegahan penyakit menular, peningkatan gizi masyarakat dan penurunan stunting di desa.

Arif Wibawa memaparkan, DD tahun 2020 berhasil disalurkan ke 1.855 desa yang ada di Sultra sebesar Rp 1,59 triliun atau 97,43 persen dari alokasi pagu Rp 1,633 triliun. Pemanfaatan DD tahun 2020 diprioritaskan pembayaran BLT Desa selama sembilan bulan, mulai April sampai Desember. Setiap KPM mendapat Rp 600.000 pada tiga bulan pertama, dan Rp 300.000 per KPM untuk enam bulan berikutnya.

Selain itu, DD juga digunakan membangun infrastruktur pedesaan seperti jalan desa dan jalan usaha tani, embung, jembatan, proyek air bersih, gedung Posyandu dan lainnya. Pembangunan itu dilaksanakan secara padat karya dengan melibatkan masyarakat desa sebagai tenaga kerjanya.

“Penyaluran DD di tahun 2020 tidak mencapai 100 persen karena ada beberapa desa yang bermasalah. Yaitu, 52 desa di Konawe dan satu desa di Kolaka,” tutur Arif Wibawa.

Menurut Arif, desa bermasalah tidak dapat menerima aliran DD karena tersangkut masalah hukum. Ketentuannya, harus ada pernyataan resmi tentang status desa tersebut dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Jika di tahun 2021 ada hasil verifikasi yang resmi terkait status desa dan memenuhi persyaratan, maka Dana Desa dapat dicairkan.

“Tahun ini, pemerintah tetap mengalokasikan DD untuk 52 desa di Konawe dan 1 desa di Kolaka dan mudah-mudahan ini sudah hasil verifikasi final dari Kemendagri. Harapannya, penyaluran Dana Desa di tahun 2021 bisa lebih baik. Desa-desa yang tidak tersalurkan tahun lalu bisa terealisasi di tahun 2021,” pungkasnya. (uli/b)

Laman: 1 2 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy