Ribuan Ikan Muncul di Permukaan Laut

Fenomena munculnya ribuan ikan diperairan Kota Baubau membuat heboh masyarakat.

KENDARIPOS.CO.ID – Fenomena munculnya ribuan ikan di permukaan air laut terjadi di Kota Baubau, Kamis (14/1). Peristiwa itu membuat heboh masyarakat. Banyak yang menganggapnya sebagai berkah, namun tidak sedikit pula berasumsi, itu merupakan tanda-tanda alam akan terjadinya bencana air laut seperti tsunami. Pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Baubau menyatakan, fenomena tersebut bukan karena akan terjadi bencana tsunami. Pihaknya memastikan itu berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan.

“Tidak ada kaitannya. Kalau tsunami, ada gempa besar dulu terjadi. Ini tidak ada. Dari catatan gempa kita 24 jam, semalam tidak ada gempa besar,” kata Kepala BMKG Baubau, Fahturi Sabani. Sementara itu, Kepala Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu (SKIPM) dan Keamanan Hasil Perikanan Kota Baubau, Arsal, mengungkapkan, ada tiga faktor yang menjadi penyebab ikan muncul dan terdampar di pesisir. Pertama karena naiknya suhu air pada permukaan dasar laut yang mengakibatkan ikan kekurangan oksigen. Makanya ikan mencari oksigen di tempat-tempat tertentu. Kedua adanya ancaman dari ikan predator. Kemudian bisa juga karena adanya pencemaran air laut.

“Tapi kita melihat penyebapnya karena naiknya suhu permukaan air laut. Apalagi sekarang ini sedang musim hujan. Ditambah lagi dengan fenomena Lanina (musim hujan berkelanjutan). Sehingga itu berpengaruh pada suhu air laut,” jelas Arsal. Pihaknya bersama Dinas Perikanan Kota Baubau telah turun melakukan pengambilan sampel. Hal itu dilakukan untuk mengetahui apa penyebab ribuan ikan naik di permukaan pesisir. “Atau bisa jadi ikan-ikan itu terjebak. Saat malam terjadi pasang ikan naik ke muara dan saat surut terjadi pendakalan air laut hingga kekurangan oksigen,” tutupnya.

Sementara itu, dari munculnya ribuan ikan membuat heboh masyarakat. Mulai dari orang tua, remaja hingga anak-anak datang membawa ember dan jaring untul menangkap ikan. Ada pula yang hanya sekadar datang menyaksikan langsung fenomena langka tersebut. “Saya tahu ada ikan muncul sekira pukul 08:00 Wita. Makanya saya langsung ke sini. Saya tangkap, sudah dua karung dapat. Lumayan untuk di kost, kita goreng,” kata salah seorang warga, Albak Radwan.

Senada dengan itu, Faisal menuturkan kejadian munculnya ribuan ekor ikan di permukaan laut sudah berlangsung sejak Rabu (13/1). Selain itu peristiwa serupa juga sudah pernah terjadi di laut Baubau. Hanya saja, jenis ikannya berbeda. “Kalau dulu yang suka muncul ikan teri. Sepanjang pesisir, orang tinggal sendok-sendok. Tapi sekarang beda. Kalau kita orang sini menyebut jenis yang muncul ini ikan lompa. Saya sudah kumpulkan satu ember,” katanya. (b/ahi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *