Realisasi KIA di Sultra Masih Minim – Kendari Pos
Metro Kendari

Realisasi KIA di Sultra Masih Minim

KENDARIPOS.CO.ID — Kesadaran orang tua mengurus Kartu Identitas Anak (KIA) di Sultra masih minim. Hingga kini, realisasi KIA baru mencapai 18,85 persen. Dari 735.994 anak wajib KIA, sebanyak 125.972 anak yang melakukan cetak KIA. Capaian ini masih di bawah standar nasional sebesar 20 persen. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Silil (Disdukcapil) Sultra, Ismail Lawasa mengatakan terus mendorong kepemilikan KIA. Tidak hanya sosialisasi tentang pentingnya KIA, Capil di daerah juga meminta orang tua aktif untuk mendaftarkan anaknya. “Jadi memang masih ada sekitar 610.022 orang anak yang belum memiliki KIA,” bebernya.

Tidak ada alasan kata dia, menunda KIA. Sebab Capil di seluruh daerah telah membuka layanan online. Lagi pula, prosesnya sangat mudah. Bagi anak berusia 0-5 tahun, orang tua hanya cukup menyertakan akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kedua orang tua. Sementara untuk anak berusia 5-17 tahun harus menyertakan akta kelahiran, KK dan KTP orang tua serta dua lembar pas foto warna berukuran 2X3.

“Kalau untuk anak 0-5 tahun itu tanpa foto, nanti kalau sudah lewat usia itu dicetak lagi pakai foto. Saat ini, pelayanannya pun sudah terintegrasi saat pembuatan akta kelahiran dan kartu keluarga. Pengurusanya pun bisa dengan cepat sebab untuk KIA dapat dilakukan via online,” ujarnya. Capaian KIA di Sultra, masih di bawah target nasional sebesar 20 persen. Dari 17 daerah, presentase terendah kepemilikan KIA yakni Buton Utara (Butur). Dari total wajib KIA sekitar 23.748, baru sekitar 213 anak yang sudah cetak KIA atau baru sekitar 0.90 persen. (b/rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy