Proyek RS Jantung Tahap II Dilelang


KENDARIPOS.CO.ID — Nadi proyek pembangunan RS Jantung tahap II kembali berdenyut, setelah tahap I tuntas dibangun. Pada tahap I, rekanan menuntaskan konstruksi empat lantai. Pada II nanti, rekanan akan mengerjakan konstruksi lantai lima hingga lantai 17.

Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Provinsi Sultra, Pahri Yamsul mengatakan, proyek RS Jantung tahap II, kini masuk proses lelang. Proyeksi waktu pengerjana proyek selama 18 bulan dengan skema multiyears. “Saat ini sudah masuk tahap II dan per 12 Januari masih dalam tahapan lelang. Kami target, minggu ketiga Februari sudah selesai lelang,” ujarnya kepada Kendari Pos, Selasa (12/1), kemarin.

Pengerjaan fisik dilakukan setelah tahapan lelang ini selesai. Rekanan pemenang lelang proyek RS Jantung tahap II sudah ada. Pahri menjelaskan proses lelang butuh waktu yang agak panjang karena mengikuti aturan bank dunia. Durasi proses lelang sekira 90 hari atau dua bulan lebih.

“Kalau kita bisa sampai 30 hari saja. Tetapi karena ini anggaran dari pinjaman, sesuai aturan PT.SMI dan negara pemberi pinjaman maka kita mengikuti aturan lelang bank dunia. Lelangnya lancar sehingga pertengahan Februari kita bisa kembali mulai lanjut pekerjaan pembangunan RS Jantung,”jelas Pahri Yamsul.

Rekanan diberi target hingga Desember 2021 untuk menyelesaikan konstruksi RS Jantung sekira 75 persen. “Itu target kita. Sebab memang fisik RS Jantung ini harus selesai secara menyeluruh pada Juni 2022,”ungkap Pahri Yamsul.

Anggaran proyek RS Jantung tahap II ini sekira Rp.389 miliar yang bersumber dari dana pinjaman di PT.Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Menurut Pahri Yamsul, anggaran sudah tersedia. “Anggaran Rp 325 miliar untuk konstruksi bangunan RS Jantung tahap II mulai dari lantai 5 hingga 17 dan anggaran Rp 63 miliar untuk pengadaan alat kesehatan (alkes),”pungkasnya.

Pembangunan RS Jantung ini salah satu dari tiga maha karya duet Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas. RS Jantung digadang-gadang RS bertaraf internasional sebagai manifestasi program Sultra Sehat dalam program pembangunan Garbarata.

Gubernur Ali Mazi menjelaskan, konstruksi bangunan RS Jantung sekira 17 lantai, di desain megah, fasikitas lengkap dan akan menjadi rumah sakit rujukan khususnya di Indonesia Timur. “Pembangunan Rumah Sakit Jantung ini akan digenjot setiap tahun hingga selesai tepat waktu pada tahun 2022,” ujarnya dalam sebuah kesempatan.

Untuk diketahui, 23 Oktober 2020, Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Direktur Utama PT. SMI, Edwin Syahruzad meneken Memorandum of Understanding (MoU) pinjaman Rp.389 miliar untuk melanjutkan pembangunan RS Jantung. (rah/b)

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.