PP Sudah Diteken, Kemenhan Segera Rekrut Komcad – Kendari Pos
Nasional

PP Sudah Diteken, Kemenhan Segera Rekrut Komcad

KENDARIPOS.CO.ID — Program Komponen Cadangan (Komcad) Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI memasuki babak baru. Setelah Peraturan Pemerintah (PP) diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi), maka Kemenhan segera menyiapkan proses rekruitmen dan latihan.

’’Segera setelah PP keluar Kemhan dan TNI akan mempersiapkan (rekrutmen dan pelatihan),’’ kata Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak saat dikonfirmasi, Senin (18/1).

Juru Bicara Menteri Pertahanan Dahnil Anzar Simanjuntak

Dahnil menyampaikan, pembentukan Komcad sudah dibahas sejak lama. Sehingga, ketika PP disahkan, Kemenhan bisa segera memulai program tersebut. ’’Persiapan komcad sudah matang sejak awal, tinggal menunggu PP. Nah, bila PP sudah turun maka akan segera dimulai proses rekrutment dan pelatihan nanti oleh TNI,’’ jelasnya.

Diketahui, Jokowi resmi menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 23 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

Komcad ini nantinya akan difungsikan sebagai pelapis TNI ketika Indonesia mengalami situasi darurat seperti perang atau sejenisnya. Pembentukan Komcad berdasarkan undang-undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN).

Kemenhan menargetkan Komcad akan dibentuk sebanyak 100 batalyon. Adapun 100 batalyon komcad berbeda dengan hitungan standar TNI. Di TNI, 100 batalyon setara dengan 60 ribu prajurit. Sedangkan, di komcad hanya 25 ribu orang.

Sebelumnya, Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda menyebut, Komponen Cadangan (Komcad) bukanlah upaya untuk memunculkan militerisme gaya baru di Indonesia. Hal ini dikatakan Huda menanggapi adanya rencana pembentukan Komcad baru-baru ini.

“Komcad bukanlah upaya untuk memunculkan militerisme. Kaum milineal dan generasi Z juga jangan terlalu phobia terhadap militer,” jelas Huda dalam diskusi virtual tentang wacana Komponen Cadangan dan upaya membangun budaya bela negara di perguruan tinggi.

Hanya saja menurut Huda,terlebih dahulu perlu dirumuskan mekanisme pembentukan Komcad dan materi pendidikan bela negara itu, agar lebih matang dan terarah. “Mekanisme dan materinya harus jelas, supaya tidak muncul keraguan dan prasangka lain. Lebih dulu harus ada kolaborasi antara Kemhan, Kemendikbud dan Komisi X,”? katanya.

Huda memandang Resimen Mahasiswa (Menwa) dan Pramuka punya peran sangat strategis untuk mengisi Komcad. “Kemudian perlu diperkuat kembali oleh Menwa dan Pramuka agar Komcad ini bisa segera terbentuk,” ungkapnya.

Pihaknya bahkan siap jika memang diperlukan revisi UU No 23 Tahun 2019 tentang PSDN untuk memperkuat Menwa dan entitas bela negara lainnya.

Pengamat militer Indonesia, Connie Rahakundinie pun setuju bahwa untuk membantu cita-cita pemerintah mewujudkan pembentukan Komcad sebagai elemen bela negara peran Menwa sangat vital. “Menwa strategis karena terbiasa mendidik kader menjadi insan bela negara serta calon-calon pemimpin masa depan,” ungkap Connie. (jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy