Poles Jalan Lingkar dan By Pass, AS Tamrin Persembahkan Infrastruktur Strategis – Kendari Pos
Bau-bau

Poles Jalan Lingkar dan By Pass, AS Tamrin Persembahkan Infrastruktur Strategis

KENDARIPOS.CO.ID — Kota Baubau diproyeksikan menjadi Ibu Kota Provinsi Kepulauan Buton (Kepton) jika mekar kelak. Wali Kota Baubau, AS Tamrin sudah meretas jalan ke arah itu. Terlepas dari niat mulianya itu, Wali Kota AS Tamrin membangun kota untuk dipersembahkan kepada rakyat Baubau.

Dua tahun duet Wali Kota Baubau AS Tamrin (tengah) dan Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse (kanan) memimpin Kota Baubau. Keduanya berkomitmen terus bergerak memoles dan menata infrastruktur kota.

Dia meyakini, pembangunan infrastruktur jalan sangat menopang mobilisasi rakyatnya. Terjaminnya distribusi barang dan jasa akan menunjang derap roda perekonomian daerah. Muaranya, masyarakat akan sejahtera.

Dua tahun menjabat Wali Kota Baubau pada periode kedua ini, AS Tamrin bersama Wakil Wali Kota, La Ode Ahmad Monianse terus bergerak memoles dan menata infrastruktur jalan. Diantaranya adalah jalan lingkar dan jalan bay pass. Duet berakronim “Tampil Manis” itu getol mendorong percepatan pembangunan jembatan Buton Muna. Segala proyek tersebut dinilai sebagai kawasan infrastruktur strategis di Kota Baubau yang harus direalisasikan.

“Semua itu menjadi prioritas kita untuk dikerjakan. Semoga pengerjaan proyek jalan lingkar dan jalan by pass bisa tuntas. Sehingga dapat mendorong peningkatan dan kemajuan daerah dari berbagai sektor,” kata Wali Kota Baubau AS Tamrin kepada Kendari Pos, Senin (11/1) kemarin.

Wali Kota Baubau dua periode itu menjelaskan, pembangunan jalan lingkar dan jalan baypass bertujuan untuk mengurai kepadatan lalu lintas khususnya kendaraan berdimensi besar dan volume muatan tinggi. Dengan begitu, jalur distribusi barang dan jasa lebih cepat.

Selain itu, jalan lingkar merupakan jalan alternatif yang memangkas waktu tempuh bagi kendaraan berdimensi besar jika dibandingkan melintas di jalan dalam pusat kota. “Baubau adalah kota yang kontruksi jalannya sudah lama. Sejak di era ibu kota kesultanan lalu menjadi ibu kota Provinsi Sultra, jalur jalannya itu-itu saja. Dan seiring kemajuan kota, pembangunan semakin padat, membuat ruas jalan menjadi sempit. Makanya kita membuka akses jalan baru. Selain untuk menangani soal jalan yang sempit, di sisi lain membuka permukiman baru,” ungkap AS Tamrin.

Akses jalan lingkar di Kecamatan Bungi, Surawolio, Wolio, dan Kecamatan Betoambari akan mempengaruhi perubahan penggunaan lahan dan nilai lahan di sekitar jalan lingkar tersebut. “Pembukaan jalan lingkar ini dapat mengurai pertumbuhan pembangunan dalam kota yang kian padat. Sebaran penduduk akan lebih merata dengan pembukaan akses jalan lingkar,” jelas Wali Kota Baubau, AS Tamrin.

Peran pengembangan pembangunan tiga kawasan strategis yakni jalan lingkar, jalan baypass serta rencana pembangunan jembatan Buton Muna akan menjadikan Kota Baubau sebagai kota baru yang berkembang. Bahkan kemajuanya akan dua kali lebih cepat dari daerah hinterlandnya. Sebab, fokus pada pengembangan infrastruktur yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Baubau.

“Pengembangan tiga kawasan strategis ini juga akan memastikan kesiapan Baubau dari aspek infrastruktur dan mempunyai multiplier effect. Sebagaimana Kota Baubau merupakan calon ibukota Provinsi Kepulauan Buton yang akan terbentuk ke depannya,” tutup Ketua DPD PAN Baubau itu.

Untuk diketahui, pembangunan jalan lingkar telah digagas sejak periode pertama kepemimpinan AS Tamrin, tahun 2015 silam. Jalan lingkar sepanjang 25,5 kilometer dan terbagi atas tiga ruas. Lebar jalan sekira 10 sampai 12 meter. Pada 2019 lalu, jalan lingkar diaspal sepanjang 2,2 kilometer dengan total anggaran Rp 10 miliar dari DAK. Itu merupakan lanjutan dari pengerjaan tahap satu tahun 2018. Panjang pengaspalan sekira 2,8 kilometer dengan anggaran Rp 13 miliar.

Selain itu, pembangunan jembatan di ruas tiga telah selesai dikerjakan menggunakan DAK sekira Rp 15 miliar. Tahun 2020 lalu, proyek jalan lingkar tak tersentuh karena fokus anggaran untuk penanganan dan pencegahan Covid-19.
Tahun ini, Pemkot Baubau berkomitmen untuk kembali melanjutkan dan menuntaskan pengerjaan jalan lingkar.

Anggarannya telah disiapkan dengan mengajukan pinjaman ke Bank Sultra sebesar Rp 200 miliar. Pinjaman itu disepakati Pemkot dan DPRD Baubau. Penggunaan dana pinjaman untuk penuntasan proyek jalan lingkar dan pembangunan sarana produktif lainya yaitu, gedung PO-5 dan terminal terintegrasi. (ahi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy