Polda Sultra Ringkus 3 Pengedar Jaringan Kalimantan, 591,7 Gram Sabu Diamankan

KENDARIPOS.CO.ID — Operasi tindak pidana penyalahgunaan narkoba yang dilakukan tim Opsnal Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Sultra membuahkan hasil. Dipimpin langsung Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra, Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman, tim berhasil menangkap pengedar ratusan gram sabu jaringan Kalimantan berinisial YU (38) dan dua orang lainnya yang diduga ada kaitan dengan kasus ini, masing-masing berinisial HE dan AR.

Dirresnarkoba Polda Sultra, Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman mengatakan para tersangka diamankan di dua tempat yang berbeda, Sabtu (16/1). YU ditangkap di Desa Konda Satu, Kecamatan Konda, Konawe Selatan (Konsel). Sedangkan HE dan AR diamankan di Jalan MT Haryono Lorong Hikmah II Kelurahan Lalolara Kecamatan Kambu, Kota Kendari. “Dari tangan YU kita amankan 590 gram sabu kalau dari tangan HE dan AR kita dapatkan 1,70 gram. Jadi total Narkotika jenis sabu yang kita peroleh dalam operasi ini sebanyak 591,7 gram,” ungkapnya.

Pengungkapan kasus ini kata dia, bermula dari laporan masyarakat. Disebutkan di Kelurahan Konda Satu Kecamatan Konda, Konsel sering terjadi peredaran Narkotika jenis sabu. Atas informasi ini, pihaknya lalu melakukan penyelidikan dan pemantauan. Dari situlah, tim Opsnal melihat YU mengendarai motor dan mengambil bungkusan kantong plastik di semak-semak. “Barang yang diambil itu diketahui Narkotika jenis sabu yang diedar dengan sistem tempel dan saat itulah Tim Opsnal Subdit 1 menangkap tersangka YU. Di dalam kantong plastik yang tersangka ambil, ditemukan lima bungkus sabu dengan berat bruto 590 gram,” tuturnya.

Selanjutnya polisi langsung melakukan pengembangan. Tersangka YU yang merupakan warga Kelurahan Langara Laut Kecamatan Wawoni Barat, Konawe Kepulauan (Konkep) diinterogasi. Dari keterangannya, ia sudah sepuluh kali beroperasi mengambil tempelan. Setiap satu kali pengambilan rata-rata 200 gram. “Modus tersangka dalam mengedarkan Narkotika jenis sabu dengan cara mengambil tempelan dan diberikan upah dari mengambil tempelan tersebut,” ujarnya.

Dari hasil pengembangan, ada dua orang lainnya yang diduga erat kaitannya dengan kasus tersebut. Dua orang itu yakni masing-masing berinisial HE dan AR. Yang akhirnya keduanya ditangkap di Jalan MT Haryono Lorong Hikmah II Kelurahan Lalolara Kecamatan Kambu Kota Kendari. “Dan ditemukan dua sachet plastik bening berisi Narkotika jenis sabu seberat 1,70 gram dari mereka,” ujarnya. Kini, ketiganya beserta barang bukti telah diamankan di Mako Ditresnarkoba Polda Sultra guna proses pemeriksaan lebih lanjut. Selain barang bukti narkotika, polisi juga mengamankan satu unit handphone, satu unit timbangan digital, 157 sachet kosong, satu unit bong (alat isap sabu) dan satu unit motor.

“Akibat perbuatannya para tersangka terancam dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat enam tahun serta paling lama 20 tahun,” tutupnya. (b/ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *