Pesantren Kampung Quran Dibangun – Kendari Pos
Muna

Pesantren Kampung Quran Dibangun

KENDARIPOS.CO.ID — Pembangunan Pondok Pesantren Kampoeng Quran Mantobua di Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, resmi dimulai. Pesantren tersebut diproyeksikan menjadi lembaga pendidikan agama yang mencetak generasi penghafal Alquran di Bumi Sowite. Selain keagamaan, pesantren itu juga akan menyiapkan program pemberdayaan dan pelatihan kewirausahaan. Pembangunan pesantren ditandai dengan peletakan batu pertama bangunan Masjid oleh Bupati Muna, LM. Rusman Emba dan Pengurus Yayasan Sayyid Mantobua Wuna. Berdiri di atas lahan seluas empat hektare, pesantren itu terletak pada poros Raha-Kampung Lama, Desa Mantobua.

Bupati Muna, LM. Rusman Emba ketika meletakkan batu pertama pembangunan Pesantren Kampoeng Quran Mantobua

Pengasuh Pesantren Kampoeng Quran sekaligus Ketua Yayasan Sayyid Mantobua Wuna, Ustad Muhammad Syukri, menerangkan lembaga pendidikan tersebut akhirnya mulai dibangun setelah direncanakan sejak 2017. Ia mengapresiasi dukungan Bupati, LM. Rusman Emba, Camat Lohia, LM. Hajar Sosi, Kepala Desa Mantobua, La Ode Lihara dan seluruh masyarakat yang terlibat secara swadaya. Menurutnya, pesantren itu akan memerkuat program pembinaan para hafiz Quran yang sejatinya sudah dimulai melalui program Kampoeng Quran Mantobua sejak 2017 lalu.

“Saat ini sudah ada santri kami yang punya hafalan 10 juz, padahal hanya mengandalkan fasilitas masjid desa. Kami yakin jika pesantren ini jadi, maka bisa melahirkan para hafiz, bukan lagi skala desa saja, melainkan sudah sampai tingkat kabupaten. Sehingga dalam ajang MTQ maupun STQ Muna bisa mandiri dalam menyiapkan kader,” jelasnya, akhir pekan lalu.

Syukri menambahkan, tahun ini lebih dulu akan fokus pada pembangunan sarana pesantren seperti masjid, kantor dan asrama. Proses penerimaan santri akan dimulai selambat-lambatnya tahun 2022 mendatang. Nantinya, untuk pendidikan agama, pesantrennya akan memiliki dua program utama yakni tahfiz dan tilawah Alquran. Sedangkan program pemberdayaan akan fokus pada pendidikan kewirausahaan, pertanian dan peternakan. Pesantren itu nantinya akan diikuti pendirian madrasah berbagai jenjang.

“Kami akan bersinergi dengan Pemkab Muna dan seluruh stakeholder lain agar pesantren ini bisa seiring sejalan dengan program pemerintah, utamanya pada penguatan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat,” paparnya. Bupati Muna, LM. Rusman Emba, mengapresiasi dan siap mendukung pembangunan pesantren tersebut. Apalagi, pesantren itu nantinya akan meneruskan dakwah Sayyid Mantobua, ulama yang ikut menyebarkan Islam di Muna pada masa lampau.

Lebih jauh, keberadaan lembaga pendidikan Islam itu bisa membantu kinerja pemerintah dalam pengembangan aspek spiritual dan mental, disamping pembangunan infrastruktur fisik. Ia juga mendukung pesantren mengembangkan pendidikan kewirausahaan agar kelak bisa lahir para hafiz Quran yang memiliki kompetensi dan daya saing di masyarakat. “Saat ini juga ada program Balai Latihan Kerja khusus untuk pesantren. Nantinya program ini bisa meningkatkan keterampilan santri dan masyarakat pada sektor pertanian dan peternakan sesuai potensi yang ada,” pungkasnya. (b/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy