“Perangi” Narkoba, BNNP Sultra Gandeng Kendari Pos – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

“Perangi” Narkoba, BNNP Sultra Gandeng Kendari Pos


KENDARIPOS.CO.ID — Peredaran dan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Obat-obatan Terlarang (Narkoba) seperti fenomena gunung es. Apa yang nampak di permukaan hanya sebagian kecil. Bagian terbesar justru berada di bawah permukaan atau yang belum terungkap. Untuk itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sultra tak pernah surut langkah memberantas dan mencegah penyalahgunaan, dan peredaran gelap Narkoba. Sebab, narkoba merupakan musuh bersama.

Dirut Kendari Pos Irwan Zainuddin (dua kiri), Direktur Kendari Pos La Ode Diada Nebansi (kiri), Kepala BNNP Sultra Brigjen Pol Sabaruddin Ginting (tengah) beserta jajaran foto bersama usai diskusi di Bincang Pagi KP Channel, Jumat (8/1).

Semangat memberantas itu selalu terpatri dalam lembaga BNNP Sultra. Lembaga yang kini dinakhodai Brigjen Pol Sabaruddin Ginting itu berkomitmen terus bergerak membebaskan Sultra dari “belenggu” pelaku dan pengedar narkoba. “Narkoba adalah musuh bersama. Bahayanya dan dampaknya sangat mengganggu masyarakat baik dalam bidang kesehatan, maupun sosial kemasyarakatan,” ujar Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Sabaruddin Ginting saat menjadi narasumber program Bincang Kita di kanal youtube Kendari Pos Channel, Jumat (8/1) kemarin.

Brigjen Pol Sabaruddin Ginting bersama anak buahnya menerapkan strategi supply reduction yakni memberantas sindikat narkotika secara tegas dan terukur serta strategi demand reduction yakni pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi.

Nah, dalam strategi demand reduction itu, BNNP Sultra menggandeng harian Kendari Pos melalui program sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Menurut Brigjen Pol Sabaruddin Ginting, P4GN merupakan salah satu strategi dalam memberantas peredaran narkoba.

Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Sabaruddin Ginting mengatakan P4GN merupakan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 2 tahun 2020 yang menegaskan dalam memerangi narkoba dilakukan melalui kegiatan pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi.

“Dalam memberantas Narkoba, tidak hanya mengandalkan BNN dan Polri. Akan tetapi media massa juga berperan karena bisa menjadikan narkoba sebagai musuh jurnalistik,” kata Brigjen Pol Sabaruddin Ginting.

Pengganti Brigjen Pol Ghiri Prawijaya itu menambahkan Kendari Pos bisa melakukan upaya pencegahan dengan strategi P4GN atau memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba. “Sejauh ini, saya melihat Kendari Pos sangat mengedukasi masyarakat, menampilkan good news, masyarakat bisa teredukasi dengan hal-hal yang positif dari kinerja pemerintah di Sultra termasuk kinerja BNNP. Serta yang terpenting edukasi tentang bahaya narkoba,” jelas Brigjen Pol Sabaruddin Ginting.

Dia pun mengapresiasi peran Kendari Pos yang selama ini membantu BNNP Sultra dalam upaya melakukan pencegahan melalui informasi edukasi P4GN. Menurut Brigjen Pol Sabaruddin Ginting, BNNP Sultar sangat terbantu oleh Kendari Pos bresama beberapa platform pemberitaannya (kendaripos.co.id dan kendarinews.com) dalam mencapai target indikator kinerja presentasi sebaran informasi P4GN pada tahun 2020.

Sebaran informasinya informasi P4GN sebesar 62,10 persen (1,2 juta jiwa) dari target 7 persen (134 jiwa) dari jumlah populasi masyarakat yang berumur 10 – 59 tahun (1,9 juta jiwa). “Saya ucapkan terima kasih kepada Kendari Pos yang selama ini sudah membantu kami mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba. Marilah kita bangun sinergi. Apalah daya kami BNNP, tanpa dukungan media massa untuk menyuarakan hal-hal baik kepada masyarakat Sultra,” kata Birgjen Pol Sabaruddin Ginting.

Pada kesempatan yang sama Direktur Utama Kendari Pos Irwan Zainuddin menegaskan kesiapan Kendari Pos menyukseskan program P4GN. Dia yakin, adaptasi Kendari Pos saat ini yang hadir dengan beberapa platform pemberitaan yakni Koran Kendari Pos, e-paper Kendari Pos, kendaripos.co.id, kendarinews.com, Update News, Kendari Pos Channel (Youtube) bisa mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba.”Kami berkomitmen untuk itu, sekaligus bisa menjadi ujung tombak untuk menciptakan Kamtibmas,” ujar Irwan Zainuddin.

Sekedar informasi, dalam lawatannya ke Graha Pena Kendari Pos, Kepala BNN Sultra Brigjen Pol Sabaruddin Ginting membeberkan kinerja lembaganya dalam upaya memberantas sindikat narkotika secara tegas dan terukur sepanjang tahun 2020.

BNNP berhasil mengungkap 13 Laporan Kasus Narkoba (LKB) dengan mengamankan 15 orang tersangka terdiri atas 14 orang laki-laki dan 1 orang perempuan dengan barang bukti narkotika jebis sabu sebanyak 4,7 kg dan ganja 90 gram. BNNP Sultra memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 3,9 kg.

Adapun berkas perkara yang telah memasuki tahap P21 (tahap 2) sebanyak 12 berkas perkara. Sementara berkas yang masih dalam tahap I sebanyak tiga berkas perkara (1 LKN). (ags/b)

Hasil “Perang” Lawan Narkoba
-Tahun 2020, BNNP Sultra intens memberantas dan memerangi narkoba
-Belasan pengedar ditangkap
-Ratusan pengguna direhabilitasi
-BNNP gencar sosialisasi P4GN
-Sosialisasi sebagai bentuk membebaskan Sultra dari cengkeraman narkoba

Januari-Desember 2020
-13 kasus diungkap BNNP Sultra
-15 orang tersangka, 14 orang laki-laki dan 1 orang perempuan
-Barang bukti disita 4,747 kilogram sabu dan 90 gram ganja
-Barang bukti sudah dimusnahkan
-Dari 15 tersangka, 12 berkas penyidikan dinyatakan lengkap (P-21)
-3 berkas perkara lainnya masih tahap I

Rehabilitasi
-116 pecandu direhabilitasi
-Rinciannya :
*21 orang asesmen compussory
*95 orang asesmen voluntary (wajib lapor)
-Dari 95 asesmen voluntary :
*83 orang rawat jalan
*12 orang dirujuk ke pusat rehabilitasi

Kasus Menurun
-Tahun 2019 :
*31 tersangka
*11,1 kilogram barang bukti sabu
*16 gram ganja.

Tes Urine
-Tahun 2020 : 1.596 orang, 1 orang terdeteksi positif
-Tahun 2012 : 6.126 orang, 27 orang terdeteksi positif

Strategi Memerangi Narkotika
1.Supply Reduction :
-BNNP Sultra memberantas sindikat narkotika secara tegas dan terukur
-Tindak pidana narkotika bersifat transnasional (lintas batas negara)
-Modus operandinya tergolong tinggi
-Memanfaatkan teknologi canggih
-Jaringan organisasi yang luas

2.Demand Reduction :
-Pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi
a.Pencegahan meliputi :
*Sosialisasi P4GN
*Sasarannya : lingkungan pemerintah, swasta, masyarakat dan pendidikan
*Memanfaatkan sarana media massa (cetak, elektronik, online)
*Sosialisasi tatap muka dengan masyarakat
*Sosialisasi tidak langsung : spanduk, baliho, banner, branding dan sticker

Sosialisasi Melebihi Target
*BNNP sebut 1.192.388 jiwa (62,10 persen) penduduk Sultra tersentuh edukasi P4GN
*Melampaui target indikator kinerja presentasi sebaran P4GN
*Target awal sekira 134.393 jiwa (7 persen) dari jumlah populasi berumur 10-59 tahun

b.Pemberdayaan masyarakat
-BNNP Sultra rekrut 325 satgas/relawan anti narkoba
-325 orang terdiri dari :
*Instansi pemerintah
*Swasta
*Masyarakat
*Lembaga pendidikan

SUMBER : BNNP SULTRA
DATA DIOLAH KENDARI POS

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy