Pemkab Minta Aset Bandara Maranggo Diserahkan – Kendari Pos
Wakatobi

Pemkab Minta Aset Bandara Maranggo Diserahkan

KENDARIPOS.CO.ID — Fasilitas Bandar Udara (Bandara) Maranggo di Pulau Tomia masih menjadi salah satu aset yang diperjuangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi untuk dimiliki. Pasalnya, sejak kabupaten
maritim ini otonom, Bandara Maranggo masih berstatus aset Pemkab Buton. Namun, harapan ini dapat segera terwujud, jika Pemkab Wakatobi bisa memenuhi salah satu syarat penting yang diminta pihak kabupaten induk.

Fasilitas Bandara Maranggo di Pulau Tomia yang masih menjadi salah satu aset yang diperjuangkan Pemkab Wakatobi untuk
dimiliki. Sebab aset tersebut masih berstatus milik Pemkab Buton. Koordinasi dan permintaan sudah dilakukan.

Upaya Pemkab Wakatobi untuk menjadikan Bandara Maranggo sebagai salah satu aset daerah, tidak pernah surut. Terakhir, pada tahun
2020 lalu, pemerintah telah menyurat ke Pemkab Buton terkait hal ini.
Tidak lama surat terebut mendapatkan balasan yang mulai menemui titik terang. Kepala Bidang Aset, Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Dendi, mengatakan, dalam balasan surat, PemkabButon meminta agar dibantu untuk melakukan penilaian terhadap lahan bandara yang sertifikatnya atas nama Pemkab Buton dengan standar nilai jual objek pajak (NJOP) untuk mendapatkan nominal wajar.

Pemkab Buton minta dibantu untuk melakukan penilaian dulu.
NJOP Wakatobi nilai wajar. Kemarin kita sudah koordinasi dengan
pihak Dinas Pendapatan sebagai salah satu instansi yang mengetahui taksiran NJOP. Insya Allah tahun ini kita bisa ketahui nilainya. Tinggal itu yang diminta, selebihnya kita sudah siapkan syarat-syaratnya,â€
terang Dendi, kemarin.

Ia menyebut, jika penilaiannya sudah diketahui maka pihaknya
bisa melaporkan ke Pemkab Buton agar bisa segera menyerahkan aset
initersebut. “Kita sudah lakukan konsultasi ke pihak terkait masalah
penilaian ini. Hanya menurut mereka, harusnya Pemkab Buton
yang mengusulkan, karena masih miliknya. Dan itu sudah dilakukan,
tinggal tunggu penilaian di sini,” tambahnya.


pentingnya penilaian ini kata Dendi karena logikanya tidak mungkin menyerahkan aset tanpa ada nilai. Pihaknya belum bisa menaksir nilai lahan Bandara Maranggo tersebut.


“Kita belum tahu sejauh ini. Tapi aset yang dimaksud hanya
lahan saja yang masih berstatus milik Buton. Yang kita inginkan
itu tanah dan segala apa yang terkait di dalam, termasuk pemanfaatannya. Tapi untuk koordinasi dengan pihak Pemkab Buton, alhamdulillah sejauh ini tidak ada kendala,”pungkasnya. (c/thy)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy