Pelabuhan Kontainer Dibangun, Pesisir Katoi Direklamasi – Kendari Pos
Kolaka Utara

Pelabuhan Kontainer Dibangun, Pesisir Katoi Direklamasi

ENDARIPOS.CO.ID — 1,5 hektare lahan untuk rencana pembangunan kawasan pelabuhan peti kemas di Desa Katoi, telah dibebaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut). Perluasan areal daratan (reklamasi) masih akan dilakukan dengan melakukan penimbunan.

Dokumen studi lahan rencana pembangunan pelabuhan kontainer tersebut telah diserahkan secara simbolis Bupati Kolut, Nur Rahman Umar pada Kepala Syahbandar Kabupaten Kolaka, Hasfar, mewakili Dirjen Perhubungan Laut, Senin (25/1). Berkas itu masih akan dibenahi dan diseminarkan di kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Pertemuan antara Bupati Kolut, Nur Rahman Umar (tengah) dalam penyerahan dokumen studi lahan rencana pembangunan pelabuhan kontainer pada Kepala Syahbandar Kabupaten Kolaka, Hasfar (ketiga dari kanan).

Kata Nur Rahman, luas lahan sesuai perencanaan pembangunan totalnya 3 hektare. 1,5 hektare di daratan pesisir telah dibebaskan hingga pilihan selanjutnya menambah luasan ke kawasan Teluk Bone dengan ukuran sama. “Mudah-mudahan 2022 sudah bisa terlaksana pengerjaannya,” harap bupati. Nur Rahman menganggap, pembangunan pelabuhan kontainer menjadi prioritas program pemerintah dalam mendekatkan jarak dan mengurangi pengeluaran distribusi barang keluar masuk wilayah, khususnya komoditas perkebunan.

“Komoditas petani kita saat ini dari Kolut dikirim ke Makassar dan diteruskan lagi ke Jawa. Jika ada pelabuhan, barang ini bisa langsung ke Jawa dan ada peluang ekspor langsung ke luar negeri,” sambungnya. Dampaknya saat ini, harga kakao kurang bersaing, karena terpangkas biaya transportasi yang lebih besar. Beda halnya jika produk dari daerah diangkut langsung ke lokasi tujuan. Pengeluaran bisa ditekan yang tentunya bermuara pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan kaum tani.

Kepala Syahbandar Kolaka, Hasfar, sangat merespon upaya serius bupati dan Pemkab Kolut dalam rencana pembangunan pelabuhan kontainer di daerahnya. Hal itu tentu sangat berdampak baik di sektor ekonomi. “Sama halnya Kolaka sudah punya pelabuhan sendiri dan bisa langsung mengirim barang dari daerahnya langsung. Kolut tentu harus mandiri juga karena sejauh ini kami masih membawahi dua kabupaten ini,” ujarnya.

Terkait dokumen stud yang diterima tersebut pada dasarnya telah direncanakan sejak 2015 silam. Karena masih ada kendala dalam proses perampungan, akhirnya kembali dibenahi dan berharap secepatnya dituntaskan. “Setelah itu diseminarkan di pusat. Kami berupaya membantu merealisasikannya sesegera mungkin,” pungkas Hasfar. Untuk diketahui, lokasi rencana pembangunan pelabuhan kontainer berada pada sisi utara dermaga pelabuhan feri Katoi. Kedua fasilitas ini bakal berdampingan sebagai kawasan transportasi penyeberangan laut dan distribusi barang dari Kolut ke provinsi lain.

Sementara itu Kadis Perhubungan Kolut, Ir. Junus mengatakan, dokumen itu segera dirampungkan. “Kemauan Pemkab, tahun 2022 sudah bisa dianggarkan. Namun itu kembali ke pusat setelah semua syarat kami lengkapi. Karena Pemerintah Pusat yang menganggarkan pembangunannya,” timpal Junus. (b/rus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy