Optimisme Vaksin untuk Pemulihan Ekonomi

Aktivitas masyarakat di Pelelangan Ikan Kendari, beberapa waktu lalu. BI Sultra menyebut, vaksinasi akan menciptakan kelompok masyarakat yang memiliki daya tahan tubuh terhadap Covid-19. Sehingga masyarakat dapat beraktivitas secara luas yang akan berefek pada meningkatkan kegiatan perekonomian secara luas.

KENDARIPOS.CO.ID—Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi melaksanakan vaksinasi Covid-19 di Kota Kendari dan Kabupaten Konawe, Kamis (14/1). Sebanyak 12.280 dosis vaksin Sinovac disalurkan di dua daerah tersebut. Kendari mendapat jatah 8.680 dosis sedangkan Konawe 3.600 dosis.

Kehadiran vaksin di Sultra membawa harapan baru untuk pemulihan ekonomi. Saat ini, vaksin yang telah diakui secara medis dinilai menjadi pilihan terbaik untuk mencegah atau menghambat penularan Covid-19. Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sultra, Bimo Epyanto dalam acara Bincang Bareng Media via Zoom, Kamis (14/1).
Menurutnya, vaksinasi memiliki hubungan erat dengan harapan pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19. Pemberian vaksin dapat meningkatkan imun yang tidak dimiliki secara alamiah oleh tubuh manusia. Hal ini akan menciptakan kelompok masyarakat yang memiliki daya tahan tubuh terhadap Covid-19.

“Dengan terciptanya daya tahan terhadap Covid-19, masyarakat akan dapat beraktivitas secara luas sehingga meningkatkan kegiatan perekonomian,” ujar Bimo, kemarin.

Meski demikian, lanjut dia, masyarakat seharusnya tetap menjalankan protokol kesehatan bahkan setelah vaksinasi. Jika tidak, upaya vaksinasi tersebut tidak akan membuahkan hasil yang maksimal. Sebab, protokol kesehatan wajib terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mulai dari menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Kombinasi dari vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan akan mampu menekan angka penyebaran Covid-19.

“Apabila vaksin dilakukan dengan strategi yang tepat dan pelaksanaan protokol kesehatan berjalan baik, maka kita optimistia pemulihan ekonomi bisa tercapai,” tandasnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Hj Usnia mengatakan, tempat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 adalah semua fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, serta milik masyarakat atau swasta yang memenuhi persyaratan. Di antara fasilitas kesehatan tersebut yakni Puskesmas, Puskesmas Pembantu, klinik, rumah sakit (pemerintah, TNI/Polri, swasta), dan unit pelayanan kesehatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

“Selain provinsi, Kota Kendari dan Kabuoaten Konawe akan melakukan vaksinasi secara bersamaan hari ini (kemarin, red). Kedua daerah ini memiliki tenaga vaksinator yang sudah kita latih,” ujar Hj Usnia, kemarin. (uli/b)

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.