OPD Diwajibkan Sosialisasi Bahaya Narkoba – Kendari Pos
Metro Kendari

OPD Diwajibkan Sosialisasi Bahaya Narkoba

KENDARIPOS.CO.ID — BNNP Sultra kemarin melakukan rapat koordinasi kelembagaan terkait inpres no 2 tahun 2020 dan penyusunan rencana aksi Inpres no 2 tahun 2021. Kegiatan yang dipimpin Sekda Pemprov Sultra dan Kepala BNNP Sultra ini menghadirkan para pimpinan OPD di daerah ini. Dari pertemuan ini, dipastikan bila tahun 2021 OPD lebih giat lagi dalam menjalankan sosialisasi P4GN di lingkungan kerja.

Sekda Pemprov Sultra, Dr. Hj. Endang Nur Abas, saat ditemui usai memimpin rapat menyatakan, bila tahun 2021, seluruh OPD di daerah ini untuk lebih maksimal dalam menerapkan inpres no 2 tahun 2020 ini. “Nanti akan disampaikan untuk para OPD agar membuat rencana aksi sosialisasi. Entah itu masing-masing OPD melakukan sosialisasi mandiri atau digabungkan melalui beberapa OPD dengan difasilitasi oleh BNNP,” terang Sekda yang didampingi Kepala BNNP Sultra, Brigjend Pol. Sabaruddin Ginting (13/1/2021) di Kantor BNNP Sultra.

Menurut Sekda semua itu diserahkan kepada masing-masing OPD, pasalnya di masa pandemi seperti saat ini sejumlah anggaran APBD dipotong dan sejumlah kegiatan ditiadakan. “Namun untuk kegiatan sosialisasi P4GN ini kita akan tetap upayakan untuk diadakan. Yang jelas targetnya yaitu seluruh ASN memahami bahaya dari Narkoba. Demikian untuk tim relawan di masing-masing OPD agar lebih maksimal serta lebih berkoordinasi dengan BNN selaku leading sektor dalam penangangan Narkoba,” paparnya.

Sementara itu Kepala BNNP Sultra, Brigjend Pol Sabaruddin Ginting mengatakan, dari rapat tersebut upaya pencegahan terhadap narkoba harus terus terselenggarakan. Karena OPD selaku motivator, agar masyarakat terhindar dari penyalahguna Narkoba.

Menurutnya pada Inpres no 2 tahun 2020 ini direspon oleh gubernur Sultra melalui SK gubernur, terhadap OPD di Sultra. Dalam hal ini wakil ketua 1 adalah Sekda dan Wakil Ketua II adalah Kepala BNNP Sultra. “Setelah ini Sekda akan mendorong OPD untuk giat lagi dalam melakukan kegiatan P4GN. Rencana kegiatan akan disusun dan dijadwalkan. Jadwal itu ditandatangani langsung oleh ketua yaitu Gubernur Sultra,” paparnya.

Untuk pencapaian aplikasi inpres no 2 tahun 2020 di Sultra sudah cukup bagus, walau agak terhambat dengan adanya wabah. Sesuai Inpres tersebut ada 4 generik utama yang harus dilakukan. Yakni sosialisasi bahaya Narkoba. Lalu deteksi dini, yaitu melakukan tes urine. Kemudian membuat regulasi pimpinan di OPD melalui surat edaran tentang larangan ASN terlibat narkoba dan jaringan pelaku narkoba. Terakhir yaitu membentuk relawan anti Narkoba. (adv)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy