OJK Luncurkan Securities Crowdfunding, Dorong UKM Manfaatkan Pasar Modal – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

OJK Luncurkan Securities Crowdfunding, Dorong UKM Manfaatkan Pasar Modal

Mohammad Fredly Nasution

KENDARIPOS.CO.ID — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi meluncurkan pembiayaan alternatif melalui layanan urun dana berbasis teknologi atau dikenal dengan Securities Crowdfunding (SCF). Peluncuran tersebut dilakukan berbarengan dengan pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia 2021.

Kepala OJK Sulawesi Tenggara (Sultra), Mohammad Fredly Nasution mengatakan, kehadiran SCF akan berperan meningkatkan pendalaman pasar modal di masyarakat karena memberikan alternatif sumber pendanaan yang cepat, mudah, dan murah bagi kalangan generasi muda dan usaha kecil dan menengah (UKM) yang belum bankable untuk mengembangkan usahanya, khususnya UKM mitra pemerintah. SCF akan menyediakan pendanaan bagi UKM penyedia barang dan jasa pemerintah yang potensinya cukup besar.

“Saat ini, pengadaan elektronik pemerintah yang melibatkan UKM tercatat sekitar Rp 74 triliun dengan melibatkan sekitar 160 ribu UKM,” ujar Mohammad Fredly, kemarin.

Lanjut dia, berdasarkan POJK Nomor 57/POJK.04/2020 tentang Penawaran Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi (Equity Crowdfunding), disebutkan bahwa regulasi ini memberikan kemudahan bagi UKM untuk berpartisipasi dalam memanfaatkan industri pasar modal. Yakni dengan memperluas Efek yang ditawarkan selain bersifat ekuitas (saham) juga bisa Efek bersifat utang dan atau Sukuk. Selain itu, juga memperluas kriteria penerbit (issuer).

“Dari yang sebelumnya adalah badan hukum berbentuk PT, sekarang boleh berbadan hukum koperasi maupun yang tidak berbadan hukum seperti Persekutuan Perdata, Firma, atau Persekutuan Komanditer,” terangnya.

Untuk membangun dan mengawasi perkembangan SCF, kata Fredly, OJK telah menetapkan Aludi sebagai asosiasi layanan urun dana untuk menjaga ekosistem industri layanan urun dana yang sehat dengan merumuskan code of conduct dan melakukan pengawasan implementasi dan menertibkan anggotanya.

Selain melalui SCF, untuk meningkatkan kepercayaan investor, tahun ini OJK akan mengimplementasikan Dana Kompensasi Kerugian Investor (Disgorgement Fund) yang merupakan upaya OJK untuk melindungi hak investor yang dirugikan.

“OJK juga mendukung kebijakan pemerintah dalam UU Cipta Kerja dan Tabungan Perumahan Takyat (Tapera) yang akan memberikan ruang yang lebih luas dalam pengembangan pasar modal baik jumlah investor yang akan masuk maupun dukungan investasi melalui penggalangan dana melalui pasar modal,” tandasnya. (uli/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy