Menjemput Optimisme Pemulihan Ekonomi – Kendari Pos
Nasional

Menjemput Optimisme Pemulihan Ekonomi


KENDARIPOS.CO.ID — Tahun 2021 momentum pemulihan ekonomi nasional di tengah terpaan badai pandemi Covid-19. Di Sulawesi Tenggara (Sultra), tanda-tanda ekonomi mulai pulih sudah nampak di triwulan III 2020. Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar minus 1,8 persen. Angka ini lebih baik dibandingkan pertumbuhan ekonomi di triwulan II 2020 yang mencapai minus 2,39 persen. Optimistis ekonomi kembali pulih di tahun 2021 ini.

Biro Direksi Kendari Pos Sawaluddin Lakawa, Direktur Kendari Pos La Ode Diada Nebansi, Pengamat Ekonomi dari UMK Syamsul Anam, S.E., M.Ec., Dev, Branch Manager Bank BTN Kantor Cabang Kendari Erik Budi Setiawan dan Manager Iklan Kendari Pos Awal Nurjadin usai mengisi program Bincang Kita Kendari Pos Channel Lantai II Graha Pena, Kendari Pos, Selasa (5/12).

Untuk mencapai target pemulihan ekonomi, dibutuhkan kerja sama dan koordinasi dari semua pihak. Berbagai kebijakan pemerintah pusat harus mampu diterjemahkan dan diimplementasikan dengan baik hingga ke level daerah. Pemerintah perlu cermat memperhatikan keadaan perekonomian Sultra pada tahun 2020 sehingga dapat menjadi patokan dalam penetapan kebijakan ke depannya.

Pengamat Ekonomi Sultra, Syamsul Anam, SE., M.Ec., Dev mengatakan salah satu kondisi yang perlu dicermati yaitu bahwa di tahun 2020 pertama kalinya pertumbuhan ekonomi tercatat negatif selama dua kuartal berturut-turut baik atas dasar harga konstan maupun atas dasar harga berlaku.

Pada sisi lapangan usaha, sumber pertumbuhan di triwulan III 2020 justru datang dari sektor konstruksi sementara pada sisi penggunaan justru ditopang oleh ekspor. Oleh karena itu, pemerintah harus lebih jeli dalam merancang stimulus dan desain pemulihan ekonomi daerah, mengingat beban fiskal yang meningkat dan sempitnya ruang gerak fiskal daerah akibat tidak tercapainya rencana penerimaan daerah.

“Pemerintah daerah perlu lebih cermat mendesain program dan kegiatan di tahun 2021 mengingat sempitnya ruang gerak fiskal dan belum pulihnya kegiatan ekonomi warga,” ujar Syamsul Anam saat menjadi pembicara Bincang Kita Kendari Pos Channel Lantai II Graha Pena, Kendari Pos, Selasa (5/12).

Menurut lulusan Universitas Gadjah Mada ini, pemerintah juga perlu memberikan perhatian serius pada ekspor. Sebab, saat ini ekspor Sultra semakin terkonsentrasi pada produk nikel, sementara produk unggulan ekspor Sultra lainnya makin terabaikan.

Pada saat yang sama, impor bahan baku dan bahan penolong kegiatan produksi fero nikel juga terus mengalami peningkatan didominasi oleh impor bahan baku dan penolong kegiatan industri pengolahan nikel. “Meski neraca perdagangan kita masih surplus, tetapi besarnya impor akan mengurangi porsi nilai tambah yang dapat dinikmati oleh daerah,” argumen Syamsul Anam, SE., M.Ec., Dev.

Kata Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Kendari ini, pemerintah perlu memilih sektor utama pendorong ekonomi di masa pandemi. Misalnya, pertanian, perikanan, dan perkebunan serta konstruksi. Selain itu, penyaluran bansos harus dilakukan dengan lebih terencana dan tepat sasaran baik bansos pangan maupun tunai untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Setidaknya ada dua sumber optimisme ekonomi Sultra di tahun 2021 yakni vaksin Covid-19 yang sudah tiba di Sultra dan akan segera divaksinkan kepada tenaga medis, serta makin baiknya keadaan ekonomi mitra dagang utama Sultra seperti Tiongkok dan Amerika Serikat,” pungkas Syamsul Anam, SE., M.Ec., Dev.

Dampak pandemi Covid-19 juga turut dirasakan sektor properti di Sultra. Menurut Branch Manager Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Cabang Kendari, Erik Budi Setiawan, di awal penyebaran Covid-19, bisnis properti Bank BTN cukup terpengaruh akibat penurunan pendapatan masyarakat yang berdampak pada kemampuan membayar para debitur. Untung saja pemerintah merespons dengan menerbitkan kebijakan restrukturisasi (relaksasi) kredit melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Dampak dari pandemi dominan kita rasakan sekitar bulan April-Mei. Berkat kebijakan restrukturisasi kredit, bulan Juni perlahan-lahan kita bisa menyesuaikan dan kualitas kredit semakin membaik,” ungkap Erik saat menjadi pembicara Bincang Kita Kendari Pos Channel di Graha Pena Kendari Pos, Selasa (5/1) kemarin.

Erik mengaku cukup terkejut karena sektor properti secara nasional masih tumbuh positif di tahun 2020. Di Sultra, kata dia, terjadi peningkatan realisasi kredit perumahan rakyat (KPR). Jika tahun 2019 hanya berada di kisaran 1.700 unit, pada tahun 2020 Bank BTN Kendari berhasil merealisasikan perumahan baru sekira 1.800 sampai 1.900 an unit. Jumlah ini belum termasuk kredit rumah dari para developer.

Selain itu, angka NPL (kredit bermasalah) masih cukup terjaga dan pendanaan dari pihak ketiga tumbuh cukup baik di atas 10 persen. “Dengan kondisi ini, saya optimistis sektor properti akan semakin bertumbuh terutama di Sultra. Selain sudah ada vaksin, masyarakat juga sudah terbiasa dengan penerapan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Erik Budi Setiawan menyebut, kebutuhan masyarakat terhadap perumahan cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Karenanya, pemerintah melalui Kementerian PUPR memberikan stimulus seperti penambahan kuota subsidi. Pada tahun 2019, kuota subsidi dibatasi yang menyebabkan pengembang ragu membangun perumahan di Sultra. Dengan adanya Covid-19, kuota perumahan subsidi semakin ditingkatkan sehingga kebutuhan perumahan bisa terpenuhi. “Permintaan di Sultra masih cukup tinggi. Bank masih bisa melakukan proses analisa dengan risiko yang terukur,” terangnya.

“Pada triwulan III 2020, dampak Covid-19 terhadap sektor properti di Sultra menurut saya tidak seekstrim di Pulau Jawa. Supporting dari pemerintah tetap sangat dibutuhkan. Sebab, sektor properti juga berkelindan dengan 53 sektor lainnya. Misalnya, berbagai jenis pemasok bahan baku. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tandas Erik Budi Setiawan. (uli/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy