Mengenang Mendiang La Ode Ali Hanafi – Kendari Pos
Nasional

Mengenang Mendiang La Ode Ali Hanafi


KENDARIPOS.CO.ID — Gundukan tanah di atas makam itu belum mengering. Di sana terbaring mendiang H.La Ode Ali Hanafi. Sabtu, 23 Januari 2021, kabut duka menyelimuti kediaman mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sultra pada 2009 – 2011 itu. Sosok yang dikenal religius dan humble itu telah pergi, setelah berjuang melawan sakit.

Istri mendiang H.La Ode Hanafi, Hj. Ratna Ningsih Luneto (gamis putih, dua dari kiri) didampingi keluarga, kemarin. Mereka sangat kehilangan sosok panutan yang dicintai, sosok yang sederhana dan religius

Mendiang H.La Ode Ali Hanafi yang lahir di Raha, 19 September 1952 itu terakhir mengemban amanah sebagai Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Muna 2014-2018. Kepergian mantan pejabat di era pemerintahan Gubernur Sultra H. Nur Alam itu meninggalkan sederet kenangan bagi keluarganya. Koleganya pun merasakan kehilangan mendalam.

Bagi keluarga, mendiang La Ode Ali Hanafi dikenal sebagai pribadi yang religius, rendah hati, lagi sederhana. Bukan hanya itu, dia juga dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul dan suka bermasyarakat. “Beliau sosok yang humble. Dia selalu merendah kepada siapa saja. Dan sifatnya itu yang kami sekeluarga teladani,” ujar sang istri, Hj. Ratna Ningsih Luneto kepada Kendari Pos, kemarin.

Hj. Ratna menungkapkan, La Ode Ali Hanafi wafat karena adanya gangguan pada organ ginjalnya. Itu diketahui usai sempat mendapatkan perawatan medis di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Sulawesi Selatan. “Beliau wafat karena ada gangguan di empedu. Ada infeksi diempedu akhirnya ke hati. Dia mengeluh sakit sejak 29 Desember. Sempat dirawat di RSUD Raha, RSUD Kota Kendari, dan RS Siloam. Selanjutnya di rujuk ke RS Wahidin. Di sana dirawat mulai hari Minggu 17 Januari sampai 23 Januari. Enam malam kita di sana,” tutur Hj. Ratna.

Di akhir hayat mendiang La Ode Ali Hanafi, hanya berpesan kepada keluarga agar tidak pernah meninggalkan ibadah dan berbuat baik kepada sesama. “Kami sangat kehilangan. Kehilangan sosok suami, ayah bagi anak-anak yang sangat baik seperti itu. Cinta keluarga, sayang keluarga. Dan bukan hanya sayang kepada anak dan istri. Akan tetapi semua orang yang ada disekelilingnya,” kata Hj.Ratna.

Sekedar informasi, mendiang H.La Ode Ali Hanafi mengawali karier sebagai staf Biro Kesra Pemda Tingkat I Provinsi Sultra pada tahun 1981. Setahun kemudian (1982), dia terangkat sebagai PNS lingkup Pemprov Sultra. La Ode Hanafi tak butuh lama menapaki kariernya di birokrasi. Berkat keuletan dan ketekunannya bekerja, dua tahun kemudian dia mendapatkan promosi sebagai Kabag Lingkungan Permukiman Perkantoran Gubernur Sultra hingga tahun 1987.

Pada tahun 1996, mendiang H.La Ode Ali Hanafi diangkat sebagai Kepala Biro Humas Pemprov Sultra. Kariernya kian moncer saat menduduki jabatan Kepala Biro Humas Pemprov Sultra. Buktinya, masih ditahun yang sama (1996), Ali Hanafi dipercaya menjadi “jenderal” PNS atau Sekda di Pemkot Kendari hingga 2002.

Setelah itu, Ali Hanafi juga pernah mengemban beberapa jabatan starategis di lingkup Pemprov Sultra. Sebut saja, pada tahun 2002, dia menjabat sebagai Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda), kemudian Asisten Ekonomi Pembagunan Setda Prov Sultra (2006), Kepala Badan Pariwisata dan Seni Budaya (Baparsenibus) Sultra (2007), Asisten Tata Praja Setda Sultra (2008) dan Kepala Bappeda Sultra (2009 – 2011).

Atas dedikasi dan loyalitasnya mengabdikan diri kepada negara, almarhum H.La Ode Ali Hanafi menerima penghargaan Satyalencana Karya Satya XX dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2011. (ags/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy