KKSS Sultra “Berbagi” Darah – Kendari Pos
Metro Kendari

KKSS Sultra “Berbagi” Darah

KENDARIPOS.CO.ID — Sejak badai pandemi, kuantitas pendonor darah menurun drastis. Dampaknya, Palang Merah Indonesia (PMI) Kendari kerap kali kekurangan stok darah. Situasi tersebut, memantik prihatin Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sultra dengan mengadakan kegiatan donor darah. Sekretaris DPW KKSS Sultra, Andi M. Budihard mengatakan kegiatan donor darah ini berawal dari inisiatif ketua DPW KKSS Sultra Andi Haris Surahman yang menceritakan pengalaman ketika mertuanya sedang sakit dan membutuhkan kantong darah. Ketika dilakukan pencarian baik pendonor ataupun di intansi yang menyediakan darah, hasilnya nihil. Akibatnya, nyawa mertua Andi Haris Surahman tidak tertolong.

“Berawal dari kisah tersebut, beliau berinisiatif menyelenggarakan kegiatan donor darah. Mengingat begitu pentingnya stok darah, yang sangat bermanfaat bagi yang membutuhkan,” kata Andi M Budihard kepada Kendari Pos di sela-sela kegiatan donor darah, Minggu (10/1).
Rencananya, aksi donor darah ini akan dilakukan secara rutin. Pasalnya, manfaatnya bukan hanya untuk orang lain (penerima donor), namun juga berlaku bagi kesehatan pendonor. Ia pun berharap tak ada lagi kekurangan darah di Bumi Anoa khususnya di Kota Kendari.

Di kesempatan yang sama, dr. Syahid menuturkan banyak manfaat yang diperoleh ketika mendonorkan darah. Diantaranya menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah. Donor darah membantu menurunkan kekentalan darah. Semakin kental darah yang mengalir di dalam tubuh, akan membuat semakin tinggi terjadinya gesekan antara darah dan pembuluh darah. Gesekan yang terjadi kata dia, dapat merusak sel-sel dinding pembuluh darah. Hal ini meningkatkan risiko terjadinya sumbatan di pembuluh darah. “Dengan mengurangi kekentalan darah ini dapat pula membantu menurunkan kolesterol,” kata dr. Syahid.

Selain itu, donor darah juga dapat menurunkan risiko kanker, merawat kesehatan organ hati, dan menurunkan berat badan. Untuk berat badan saat melakukan donor darah, dapat membakar 650 kalori saat memberikan 450 ml darahnya. Namun tidak bisa menjadikan donor darah menjadi program penurunan berat badan. Kepala UTD PMI Kendari, dr. Liya Sari Astuti mengatakan warga yang ingin mendonor harus mendaftarkan diri. Sebab pendonor darah harus memenuhi persyaratan. “Jika memenuhi semua kriteria, maka dilanjutkan ke tahap berikutnya yakni donor darah. Jika salah satu syarat tidak dterpenuhi maka tidak diperbolehkan untuk dilakukan donor darah. Sebab jika tetap dilakukan, berpotensi membahayakan kesehatan pendonor,” jelasnya. (b/ali)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy