KKP Pantau Koperasi Nelayan – Kendari Pos
Konawe Utara

KKP Pantau Koperasi Nelayan

KENDARIPOS.CO.ID — Penguatan kapasitas nelayan di Konawe Utara (Konut) terus didorong untuk berkembang dan memiliki wadah organisasi. Dengan begitu, memudahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mendapatkan bantuan alat tangkap dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bila terdapat wadah organisasi. Ketua Komisi II DPRD Konut, Rabiudin Aspa, menuturkan, dalam kunjungannya di KKP akhir 2020 lalu, pihak kementeria meminta nelayan Konut untuk memberdayakan koperasi.

Rabiudin Aspa

“Ada beberapa hal yang kami bahas. Diantaranya adalah soal bantuan alat tangkap bagi nelayan di Konut. Karena kita ketahui, wilayah Konut teritorialnya adalah pesisir,” ujar Rabiudin Aspa. Selain itu menyangkut pemberdayaan koperasi khusus nelayan, sebagai wadah untuk mendapatkan bantuan alat tangkap dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. “KKP mendorong supaya koperasi nelayan diberdayakan. Agar memudahkan untuk mendapatkan bantuan dari pusat,” kata Politikus PDIP itu.

Nelayan, kata Rabiudin, bila mengusulkan permohonan bantuan alat tangkap dan perangkat lainnya lewat wadah koperasi. Sehingga koperasi dapat meneruskan pada Dinas Kelautan dan Perikanan di daerah untuk selanjutnya diajukan ke KKP. “Ini dilakukan untuk memudahkan KKP melakukan pengawasan terhadap bantuan yang sudah diturunkan pada nelayan. Sehingga kerusakan pada alat tangkap dan kapal yang diadakan dapat dimonitor oleh pusat,” ujarnya.

Seperti bantuan kapal yang diturunkan oleh KKP ditahun 2020 pada salah satu koperasi yang ada di Kecamatan Sawa. Hal tersebut masih dalam pengawasan dan pemantauan KKP. “Ini cukup baik, agar eksistensi koperasi nelayan dapat terlihat. Koperasi juga dapat dipantau langsung oleh KKP,” pungkasnya. (c/min)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy